Kabar Internasional – Kisah Nenek di dalam Kandang Babi

 

Dunia maya yang ada di Negara China saat ini memang sedang meradang. Public tengah dikejutkan dengan adanya tayangan seorang nenek yang sudah berusia 92 tahun dikurung di sebuah kandang babi oleh seorang putranya sendiri.

Adanya kegemaran itu turut menyeret adanya pertanyaan yang ada di negara tersebut tentang upaya negara komunis dalam melindungi jumlah penduduknya yang sudah makin menua. Seperti yang sudah dilansir dalam AFP pada hari Sabtu, 14/01/2017 ada seorang wanita mermarga telah dikurung di kandang babi oleh seorang putra kandunganya dan juga menantunya sendiri. Mereka tak menyediakan makanan dan juga pakaian yang cukup untuk sang ibu yang harusnya dirawat dengan baik.

Kondisi tersebut diketahui setelah adanya video yang telah menjadi viral di medsos yaitu di twitter, Weibo yang telah menggambarkan seorang wanita dengan kondisi yang sudah renta sangat lemah sudah dikurung di dalam kandang babi.

“Saya kehiangan pengliatan,” jelasnya dengan nada yang lemah disaat merangkak keluar di kandang babi itu.

Putra dan juga menantunya yang telah mengatakan sang ibu telah pidah secara suka rela menuju ruangan tanpa adanya pintu, yang berdinding batudan juga ada di belakang dapur itu. mereka telah menyangkal adanya pemberitaan dari media social yang telah mengaatakan bahwa sang nenek memang sengaja ditempatkan di dalam kandang babi.

Video tersebut diambil di awal Januari dari seorang pejabat yang telah menemukan dan menyelamatkan Yang. Saat ini yang telah dirawat secara intensif di rumah sakit karena mengingat tubuhnya yang sudah tidak lagi muda, tapi belum  pulih dengan sempurna.

Saat menjadi sebuah perbincangan yang ada di  dunia maya, para netizen telah mengatakan bahwa putranya Yang dan juga menantunya itu tidak manusiawi dan juga telah berlaku seperti binatang. Publik pun juga telah menyumpah keduanya antinya akan diperlakukan seperti itu oleh keturunannya sesuai dengan perbuatan mereka kepada Yang.

Pertumbuhan penduduk China yang sudah tua memang tumbuh pesat, dan kurangnya pelayanan kesehatan kepada lansia memang membuat banyak lansia di dalam kesulitan. Kesulitan iyu berupa akses kesehatan yang memang masih belum layak  dan juga bantuan menjalani kegiatan sehari-hari. Bagi BPSC negara itu telah mempunyai 212 juta penduduk yaitu di atas 60.

No related content found.

Be Sociable, Share!