Kabar Internasional – Konflik Al Aqsa Terus Berlanjut, 2 Warga Palestina Tewas

 

Dua orang warga Palestina tewas pada bentrokan dengan pasukan Israel pada Sabtu 22/7/2017. Sebelumnya pada hari Jum’at, ada seorang pemuda Palestina yang masih berusia 19 tahun, telah membunuh 3 pemukim Israel yang berada di Tepi Barat. Sementara itu, pada hari yang sama juga terjadi bentrokan dengan tentara Israrael yang menewaskan 3 warga Palestina.

Insiden tewasnya 2 warga Palestina, terjadi saat pasukan Israel tengah berupaya untuk menyegel rumah dari pelaku pembunuhan 3 pemukim Israel serta mempersiapkan bulldozer untu meratakan rumah itu dengan tanah. Pada sisi yang lainnya, warga Palestina telah melakukan perlawanan dengan melempari tentara Israel memakai batu serta bom molotov.

Penyegelan serta penghancuran rumah memang merupakan salah satu bentuk hukuman yang kerap kali dilakukan oleh pihak Israel pada para pelaku kekerasan serta keluarga mereka. Israel telah menganggap hal itu sebagai salah satu pencegahan yang cukup efektif, meski pun kerap kali memperoleh kecaman aktivis sayap kanan.

Tidak hanya itu saja, kepolisian pun mengirim pasukan anti huru – hara untuk mengatasi kericuhan yang terjadi di Yerusalem Timur serta pemukiman warga Palestina yang berada di Tepi Barat pada hari Sabtu kemarin, sebagaimana yang dilansir dari CNNIndonesia.com.

Pada Qalandiya yang merupakan tempat perbatasan diantara Yerusalem dan Tepi Barat, setidaknya ada delapan warga Palestina yang terluka serta salah seorang warga Paletina meninggal dunia karena mengalami luka parah akibat kerusuhan yang terjadi di Yerusalem timur.

Berdasarkan pengumuman dari Kementerian Kesehatan Palestina telah mengatakan apabila korban tewas tersebut merupakan pemuda yang berusia 17 tahun dan bernama Oday Nawajaa. Pemuda tersebut tewas dikarenakan tertembak telah tertembak oleh tentara Israel ketika berada di Al Azariya.

Sedangkan pemuda Palestina yang lainnya, tewas setelah terkena bom Molotov yang meledak. Kericuhan baru diantara Palestina dan Israel itu dipicu atas pemasangan detector logam pada pintu masuk di wilayah Bukit Bait Suci ataupun Haram al – Sharif yang berada di kawasan Masjid Al Aqsa. Israel telah memasang detector logam sebagai salah satu bentuk peningkatan keamanan setelah adanya insiden penembakan yang sudah menewaskan 2 polisi Israel.

Be Sociable, Share!