Kabar Internasional – Korea Utara Luncurkan Rudal 500 Km Ke Arah Laut

 

Korea Utara telah meluncurkan rudal yang memiliki jarak 500 kilometer sebelum jatuh ke Laut Jepang. Korea Selatan menganggap apa yang dilakukan oleh negara tetangganya tersebut adalah bentuk dari pamer kekuatan kepada Donald Trump.

Kepala staf gabungan mengatakan bahwa rudal tersebut ditembakkan pada hari Minggu (12/2) yang diluncurkan dari wilyah negara Korea Utara di bagian barat disekitaran Banghyon, Provinsi Pyongan Utara. Berdasarkan Korea Selatan, lokasi tersebut merupakan area yang sama di mana Korea Utara melakukan uji coba peluncuran rudal dengan jarak menengah bernama Musudan pada tanggal 15 dan 20 Oktober tahun 2016 yang lalu.

Sumber dari militer Korea Selatan mengatakan Rudal yang diluncurkan tersebut merupakan sejenis rudal Rodong yang memiliki jarak menengah dengan tipe terbaru dan diperkirakan mampu menjangkau jarak yang mencapai 550 kilometer.

Kantor berita Yonhap melaporkan bahwa, presiden yang bertugas sementara sekaligus perdana menteri Korea Selatan, Hwang Kyo-ahn mengatakan bahwa negaranya tengah bekerja sama dengan komunitas internasional dan memastikan untuk segera merespon dan menghukum Korea Utara.

Berbicara di Florida selama pertemuan dengan Donald Trump, perdana menteri Jepang, Shinzo Abe mengatakan pada hari Minggu (12/2) bahwa pelucuran rudal yang dilakukan oleh Korea Utara merupakan salah satu hal yang intoleran.

Berbicara dengan menggunakan penerjemah, Abe mengatakan abwha Korea Utara harus tunduk secara menyeluruh terhadap dewan resolusi PBB dan Trump yang telah memilih untuk memberikan dukungan kepada Jepang.

Trump sendiri tidak memberikan komentar secara langsung terhadap peluncuran tersebut, namun dia mengatakan bahwa dirinya ingin semua orang untuk mengerti dan mengetahui bahwa Amerika Serikat akan berada di belakang Jepang dan mendukung mereka,dan menambahkan bahwa Jepang adalah negara sekutu Amerika Serikat.

Pejabat pemerintahan Amerika Serikat, yang berbicara dan enggan untuk disebutkan namanya mengatakan bahwa administrasi pemerintahan Trumo telah memprediksi upaya provokasi yang dilakukan oleh Korea Utara dan akan mempertimbangkan berbagai pilihan untuk menunjukkan Amerika Serikat mengatasi sambil menghindari eskalasi.

Letnan Kolonel, Martin O’Donell dari Komandi Strategi Amerika Serikat mengatakan bahwa peluncuran roket yang memiliki jarak menengah tersebut merupakan rudal balistik yang terjadi di wilayah bagian Barat Laut di dekat Kota Kusong.

Be Sociable, Share!