Kabar Internasional – Kurang Personel Militer, Swedia Kembali Berlakukan Wajib Militer

 

Swedia akan kembali memberlakukan wajib militer pada tahun depan guna mengatasi permasalahan akan kekurangan personel militer ditengah ketidakpastian akan situasi keamanan yang terjadi di wilayahnya.

“Ada pencaplokan atas Crimea oleh Rusia. Kemudian ada agresi Ukraina serta sejumlah aktivitas yang lain yang telah terjadi di sekitar wilayah kami. Sehingga, kami pun memutuskan untuk kembali membangun kemanan nasional dengan lebih kuat dan salah satu keputusan yang telah diambil ialah kemabli memberlakukan wajib militer,” ungkap Peter Hultqvist selaku Menteri Pertahanan Swedia.

Atas pengumuman tersebut, Hultqvist pun mengundang 4.000 wanita dan pria guna mengikuti program pelatihan militer di tahun 2018 dan 2019 mendatang. Hultqvist pun mengatakan bahwa syarat terpenting dari perekrutan tersebut ialah motivasi.

Tetapi selama ini, pemuda dari Swedia telah menganggap militer sebagai sebuah profesi aneh yang tidak menyenangkan, payah serta ketinggalan zaman. Apabia memang akan diadakan lagi wajib militer, maa mereka pun mengaku kemungkinan pada akhirnya akan kembali beralih profesi dari militer.

Memang tingkat pengangguran di Swedia begitu kecil, bahkan hampir pada angka nol persen. Dengan kualitas dari pemuda yang baik serta tidak tertarik dengan militer, membuat angkatan bersenjata Swedia akhirnya kekurangan personel

Di setiap tahunnya, Swedia rata – rata membutuhkan sekitar 4.000 personel baru. Tetapi saat ini, mereka hanya mendapatkan rata – rata 2.500 personel baru di setiap tahunnya. Oleh karena itu, dalam kondisi yang mendesak maka kembali diberlakukannya wajib militer dirasa sebagai sebuah langkah yang cukup masuk akal.

Rencana untuk memberlakukan kembali wajib militer tersebut telah mengakhiri perdebatan panjang terkati dengan kesiapan militer Swedia pasca insiden ‘pelecehan’ yang telah dilakukan oleh pesawat tempur milik Rusia di tahun 2013 yang lalu.

Pada waktu itu, pasukan Rusia tengah berlatih untuk menjalanjan sebuah misi serangan menuju Stockholm dengan cara menerbangkan jet tempurnya dengan sangat dekat dari perbatasan Swedia di malam hari.

Tetapi ternyata tidak ada pesawat milik Swedia yang tengah bersiaga untuk menghadapi jet tempur Rusia tersebut. Justru dari kejauhan, pesawat NATO di Denmark dan Lithuania yang beraksi. Kedua pesawat dari Lithuania berhasil membayangi jet tempur Rusia tersebut.

Be Sociable, Share!