Kabar Internasional – Mencari Anak Hilang, Polisi di China Mengandalkan Aplikasi Tuanyuan

 

Sebuah aplikasi yang ada di China, telah membantu pihak kepolisian setempat untukbisa menemukan ratusan anak yang sudah hilang. Aplikasi tersebut, telah mengurangi jumIah kasus perdagangan anak dimana memang tengah merajalela pada Negeri Tirai Bambu tersebut.

Berdasarkan catatan dari Kementerian Keamanan Republik China, setidaknya sudah ada 611 anak yang dilaporkan hilang, sudah berhasil ditemukan kembali pada sepanjang tahun lalu, sebagaimana yang telah dilaporkan oleh kantor berita Xinhua.

Aplikasi yang telah dipakai bernama ‘Tuanyuan’ yang memiliki arti ‘Reuni’ merupakanaplikasi yang dimiliki oleh Alibaba Grup Holding Ltd yang telah menjadi alat bagi pihak kepolisian untuk menemukan anak – anak yan sudah hilang.

Aplikasi tersebut, baru dimunculkan pada bulan Mei 2016 lalu. Pada aplikasi tersebut, telah menghubungkan laporan masyarakat terkait anak yang hilang, langsung kepada pihak kepolisian.

Cara kerja dari aplikasi tersebut, begitu sederhana. Para pengguna aplikasi yang tengah berada pada dekat lokasi dari hilangnya anak tersebut, akan mendapatkan notifikasi berupa foto serta deskripsi dari ponselnya. Apabila sang anak masih belum ditemukan, maka notifikasi tersebut akan terus dikirim pada pengguna dengan cakupan area yang akan lebih luas.

Aplikasi seperti Tuanyuan itu dengan cepat menjadi populer di China. Karena perdagangan anak dan kasus penculikan memang tengah marak terjadi di sana. Bocah laki – laki memang sering kali menjadi sasaran utama.

Karena kebijakan pengendalian populasi begitu ketat, sehingga membuat keluarga yang ada di China, lebih memilih untuk memliki anak laki – laki dibandingkan dengan anak perempuan. Hal itu dikarenakan anak laki – laki dianggap lebih menguntungkan secara ekonomi jika dibandingkan dengan memiliki anak perempuan.

Dan dampak yang lainnya ialah, anak perempuan kerap kali diaborsi ketika masih berada di kandungan. Ada pula yang telah ditelantarkan, bahkan ada yang sampai dibunuh. Tidak hanya itu saja, memiliki anak perempuan sering kali telah dijadikan bahan tawar oleh keluarga yang ingin memiliki menantu pria yang kaya raya.

Semenjak bekerja sama bersama raksasa internet China, mulai QQ, Didi Chuxing, Taobao hingga Baidu, Tuanyuan pun semakin dikenal secara luas.

Be Sociable, Share!