Kabar Internasional – Menjelang Pelantikan, Trump Dijegal isu Mata – mata

Sebuah kabar yang tidak sedap telah menghampiri Donald Trump, President terpilih dari Amerika Serikat. Aparat intelejen telah dilaporan sudah menemukan informasi atas isu perentasan yang telah dialami oleh Hillary Clinton yang merupakan calon Presiden Partai Demokrat. Dan hal itu telah menyerat pengusaha property yang berasal dari New York tersebut.

Sebagaimana yang telah dilansir dari The Telegraph pada Rabu 11/1/2017, pada sebuah dokumen telah disebutkan bahwa mata – mata Rusia telah erhasil mengumpulkan informasi yang terkait dengan Trump. Informasi itu telah didapatkan setelah adanya komunikasi intens yang telah dilakukan oleh para perentas tim kampanye dari polikus eksentrik itu.

Tidak hanya itu saja, juga ada addendum yang begitu rahasia. Peretasan itu diduga atas perintah yang datang langsung dari Kremlin, yakni pusat pemerintahan Rusia. Dan informasi tersebut telah diungkapkan oleh aparat intelejen pada Presiden Obama serta Presiden terpilih, Donald Trump.

Aksi mata – mata tersebut, diduga telah dilakukan supaya Trump mampu meraih kemenangan dalam pemilihan presiden pada beberapa waktu yang lalu.

Pada dokumen yang telah ditemukan tersebut, terdiri dari synopsis sepanjang 2 halaman, yang berisi laporan yang begitu rahasia serta sudah dilakukan oleh mata – mata Rusia supaya terjadi konflik pada dua partai besar yang berada di Amerika Serikat tersebut. Juga ada tuduhan yang telah dibuat supaya kalangan intelejen mampu mendapatkan perhatian dari Trump.

“Sejumlah dokumen pun telah disebut sudah terjadi komunikasi diantara tim kampanye Donald Trump beserta pejabat Rusia saat proses Pemilu tengah berlangsung,” ungkap salah seorang sumber yang datang dari keamanan nasional, sebagaimana yang telah dilansir dari The Telegraph pada Rabu 11/1/2017.

Sejumlah memo pun telah menjadi bagain pada dokumen tersebut, disebutkan telah disusun oleh seseorang, dimana telah mengaku sebagai intelejen dari Inggris namun sudah pernah bekerja bagi Amerika Serikat pada masa lalu. Memo tersebut telah disusun berdasarkan synopsis yang datang dari sejumlah oposisi yang anti – Trump. Entah itu dari Partai Republik maupun Partai Demokrat. Penyusunan dari dokumen tersebut, mengaku telah menyewa mantan agen dari Ml6 yang sudah pernah berdinas bagi Rusia pada tahun 90 – an.

About The Author