Kabar Internasional – Menteri Luar Negeri Singapura Pergi ke Korea Utara Jelang KTT Trump-Kim

Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan akan tiba di Pyongyang pada hari Kamis (7/6), kata pemerintah Singapura. Hal ini dilakukan beberapa hari sebelum negara itu menjadi tuan rumah bagi para pemimpin Korea Utara dan Amerika Serikat pada pertemuan puncak.

Balakrishnan, yang pergi ke Washington awal pekan ini, akan bertemu dengan mitranya dari Korea Utara, Ri Yong Ho, dan presiden Majelis Rakyat dan presiden seremonial, Kim Yong Nam, selama kunjungan dua hari ke Pyongyang, sebuah pernyataan pemerintah mengatakan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan mengadakan pertemuan bersejarah mereka di Singapura pada Selasa (19/6) pekan depan.

“Jelas, apa yang kita semua harapkan adalah itu akan mengarah pada de-eskalasi ketegangan, meningkatkan prospek perdamaian dan demi Korea Utara sendiri meningkatkan prospek untuk pembangunan ekonomi,” kata Balakrishnan kepada Straits Times. ke pertemuan 12 Juni.

“Saya tidak berpikir satu pertemuan minggu depan di Singapura pasti dapat membuka seluruh situasi di semenanjung Korea,” katanya.

Amerika Serikat dan Korea Utara menyepakati Singapura bulan lalu sebagai tempat netral diadakannya pertemuan pertama antara para pemimpin kedua negara. Gedung Putih mengatakan kemudian memilih Singapura karena bisa menjamin keamanan kedua pemimpin dan memberikan tempat pertemuan yang netral. Balakrishnan juga mengatakan bahwa itu adalah Amerika Serikat yang telah meminta Singapura untuk menjadi tuan rumah peristiwa bersejarah tersebut.

Singapura memiliki hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Korea Utara. Negara-kota Asia Tenggara berfungsi sebagai kantor pusat regional untuk banyak perusahaan Amerika Serikat dan kapal angkatan laut Amerika Serikat menggunakan fasilitas pelabuhannya. Singapura menangguhkan hubungan dagang dengan negara Asia Timur Laut akhir tahun lalu setelah memperketat sanksi PBB atas program senjatanya, namun, Korea Utara masih mengoperasikan kedutaan kecil di kota itu.

Pada 2008, Singapura mengirim menteri luar negerinya, George Yeo, pada kunjungan resmi ke Korea Utara. Selama perjalanan itu, ia melakukan tur ke Pelabuhan Nampo dan zona industri Kaesong, tetapi kunjungan pejabat senior ke negara yang terisolasi itu jarang terjadi.

About The Author

Reply