Kabar Internasional – Mesir Menyerang Kamp Jihadis sengan Membalas Tembakan pada Jemaat Koptik

Mesir telah meluncurkan enam kali serangan udara menuju kamp dari kelompok jihadis yang ada di Libya pada hari Jum’at 26/5/2017. Sebelumnya ada sejumlah orang yang mengenakan topeng, tengah menyerang rombongan bus yang berisikan jemaat Kristen Koptik yang ada di selatan Kairo dimana telah menewaskan sedikitnya 28 orang.

Sebagaimana yang telah diberitakan oleh AFP, ada sejumlah orang yang telah menyerang tiga buah bus yang menuju ke biara Saint Samuel di Minya, 200 kilometer dari Kairo lalu melarikan diri.

Serangan tersebut, merupakan salah satu bentok aksi teror beru pada umat Kristen Koptik yang berada di Mesir, sesudah serangan ISIS yang dilakukan dengan serangan bom pada Desember dan April yang lalu. Pada waktu itu, serangan bom tersebut telah menewaskan setidaknya puluhan jemaat Kristen Koptik.

Abdel Fattah al – Sisi selaku Presiden Mesir melalui pidatonya yang disiarkan oleh televise lokal telah mengungkapkan apabila pasukan Mesir di hari Jum’at 26/5/2017 sudah menyerang kamp pelatihan dari jihadis yang diungkapkannya sebagai salah satu bentuk serangan balasan.

Televisi pemerintah juga melaporkan sudah ada 6 serangan udara pada kamp teroris itu, yang berada pada kota Derna di Libya Timur. Berdasarkann keterangan dari saksi, telah melaporkan adanya 4 serangan yang berasal dari pesawat tempur.

“Memang Mesir tak akan ragu untuk melakukan serangan pada kamp teroris yang berada di manapun, baik itu pada dalam negerinya sendiri, maupun pada negeri tetangga sekalipun,” ujar Sisi.

Salah seorang jubir Majelis Mujahidin Derna yang memang berafiliasi pada Al – Qaeda serta menguasai kota itu telah mengatakan apabila angkatan udara Mesir telah melakukan delapan kali serangan, tanpa mampu menimbulkan korban jiwa.

Tetapi pada sisi lain, meski pun sebelumnya telah dilakukan ISIS, namun serangan pada umat Kristen Koptik yang memang baru – baru ini telah terjadi, masih belum diklaim kelompok mana pun.

Berdasarkan rekaman dari televisi pemerintah, telah menunjukkan adanya bus yang berisikan umat Kristen Koptik yang telah dipenuhi dengan lubang peluru. Sedangkan rekaman yang telah beredar pada media, telah menunjukkan korban sampai tergeletak pada hamparan pasisr.

About The Author