Kabar Internasional – Model Asal AS Ditemukan Tewas di Resor Jamaika

Seorang wanita muda yang bercita-cita sebagai model dari New York yang ditemukan terbunuh secara brutal. Tubuh dari korban tersebut ditemukan di dekat kota resor di Jamaika dan pihak keluarganya telah pergi ke pulau tersebut untuk mengidentifikasi mayat korban.

Desiree Gibbon, 26, ditemukan di dalam semak-semak di sepanjang jalan yang terisolasi pada hari Minggu (26/11) dengan kondisi tenggorokannya telah diiris, kata keluarganya. Dia telah bekerja sebagai bartender untuk membantu pembayaran uang perkuliahan, menurut ibunya.

Polisi telah mengidentifikasi tubuhnya, namun belum ada penangkapan yang dilakukan terhadap pelaku pembunuhan, dan tidak ada motif yang dicurigai telah dipublikasikan.

Mayatnyad ditemukan dalam kondisi berlumuran darah yang ditemukan pada hari Minggu (26/11) di kota Anchovy, beberapa mil di luar kota wisata Montego Bay, situs LoopJamaica.com pertama kali melaporkan.

Keluarga Gibbon yang berduka telah berhasil mengumpulkan dana sekitar $ 22.000 yang didapatkan dari bantuan secara online untuk mengumpulkan uang guna bepergian ke pulau tersebut untuk mengambil mayatnya untuk dimakamkan di New York.

“Kami sangat dekat, sehingga Anda bisa membayangkan, ketika saya mendapat kabar, kami merasa hancur dan tidak dapat menggambarkannya perasaan kami,” kata ibu Ibu Gibbon, Andrea Cali-Gibbon, yang mengatakan kepada New York Daily News.

Dia mengatakan bahwa putrinya ingin menjadi seorang dokumenter perjalanan, dan dia pernah mengajar bahasa Inggris untuk anak-anak di Brasil.

“Dia ingin pergi ke berbagai negara dan mencoba berbagai hal dan mempelajari berbagai macam budaya,” kata ibunya. Jenazah Gibbon diidentifikasi oleh anggota keluarga, yang dilaporkan menginap di hotel terdekat di Jamaika.

Pihak berwenang Jamaika belum mengeluarkan motif yang dicurigai, dan sejauh ini telah merilis beberapa rincian tentang pembunuhannya.

“Keyakinan saya adalah pembunuhan yang dingin, dihitung, direncanakan,” kata Gibbon. “Itu bukan tindakan kekerasan secara acak, seseorang yang dia kenal dan itu adalah seseorang yang dia percayai,” tambahnya.

Dia mengatakan bahwa putrinya telah meninggalkan resor tempat dia tinggal tanpa membawa dompet, dokumen uang atau identifikasi. Ayahnya, yang adalah orang Jamaika, mengatakan kepada surat kabar Jamaica Observer bahwa Gibbon dirayu untuk keluar dari hotel tempat dirinya menginap karena dia tidak membawa apa-apa ketika ditemukan telah tewas.

About The Author

Reply