Kabar Internasional – Orang Kurus Ini Ditakuti Di China

 

Dimana dari usianya saat ini masih belum genap untuk di izinkan mengendari kendaraan bermotor. Di mana dari tubuhnya juga sangat kurus, pipinya tirus, menggunakan kaca mata tebal yang selalu menempel berada di hidungnya, kemungkinan tidak ada yang menyangka kalau sang remaja ini adalah demonstran garis keras di sana.

Akan tetapi dari tubuhnya yang kering kerontang tersebut, pria yang bernama Joshua Wong menjadi orang yang paling di takuti oleh pemerintah China pada saat ini. Bahkan dari negara komunis tersebut telah memberi suatu predikat ekstremis kepada remaja yang saat ini masih berusia 17 tahun tersebut.

Seperti yang di kabarkan di dalam media CNN, untuk hari Selasa, Jumat minggu kemarin pihak kepolisian Hong Kong yang ada di saat itu dirinya melintasi komplek di gedung pemerintahan. Ada dua hari berselang, polisi yang kemudian bisa membebaskannya.

Joshua menyebutkan kalau tujuan utama darinya adalah agar dari China bisa memberikan Hong Kong bisa memberikan hak penuh kepada rakyatnya dalam menentukan siapa pemimpinnya. Maka untuk itu dirinya mengajak semua pemuda berada di Hong Kong untuk memberikan penolakan setiap proposal yang sudah di ajukan oleh Beijing.

“Saya tidak bisa mengirakan kalau perjuangan dari kami bisa berlangsung sangat lama seperti ini,” tegas dari Joshua menjelaskan.

Aksi dari Joshua ini bahkan di samakan dengan suatu aksi pelajar pada saat menggelar demonstrasi berada di Lapangan Tiananmen. Keberanian Joshua ini ikut memancing para pelajar yang lain untuk bisa berani menyeruakan pendapatnya.

“Setelah bisa bergabung dengan Scholarsim, saya akan menjadi lebih berani daripada sebelumnya,” tegas dari salah seseorang yang berasal dari Hong Kong yang bernama, Chow.

Jauh sebelum terlibat adanya suatu protes akan penolakan langkah Beijing untuk bisa mengintervensi iklim demokrasi di Hong Kong, Joshua yang sering kalinya membuat repot dari pemerintahan Hong Kong. Pada saat di usianya masih 15 tahun, Joshua menggerakan para pelajar untuk bisa menolak proposal ‘National and Moral Education’ yang bisa di susupkan Beijing berada di kurikulum Hong Kong.

No related content found.

Be Sociable, Share!