Kabar Internasional – Para Wanita di Inggris Mulai Tak Gunakan Pembalut

 

Jika memang biasanya pembalut itu menjadi barang yang sangat dicari oleh wanita disaat menstruasi, tapi beda dengan yang ad adi Inggris. Para wanita yang ada di negara Inggris saat ini sudah mulai meninggalkan pembalut disaat mereka menstruasi.

Seperti yang sudah dilansir dalam telegraph pada hari Sabtu, 21/01/2017 para produsen pembalut yang ada di negara Inggris telah mengalami krisis setelah adanya perempuan di negara Inggris telah memilih meninggalkan masa datang mereka lebih cepat ataupun menopause dini.

Dari tahun 2012 sudah ada 400 ribu wanita yang memulai mengonsumsi pil kontrasepsi yang telah mengandung hormon progesterone guna mempercepat menopause. Dari hasil sebuah studi yaitu Public Heath Inggris, ada beberapa pencari menopause dini tersebut bahkan telah meningkat 4 % di setiap tahun.

Dalam situasi tersebut telah diakui para produsen pembalut sangtalah merugikan mereka dikarenakan bisa berimbas kepada pengurangan jumlah pembalut yang ada di pasar. Dari data Kantar Worldpanel telah menunjukkan total belanja pembalut telah mengalami penurunakan yang begitu sangat signifikan selama beberapa tahun terakhir ini.

Di tahun 2006 dari data penjualan pembalut telah tercatat selama kurang lebih  56 juta poundsterling atau 900 miliar rupiah. Angka itulah kemudian turun menjadi 43 juta poundsterling atau sekitar 691 miliar rupiah di tahun 2016.

“penggunakan dari sejumlah kontrasepsi dari jangka panjang itu menunjukkan periode menstruasi perempuan menjadi akan lebih singkat dan juga ringan,”jelas Natika halil, jelas kepala eksekutif dari the family planning Association.

“banyak sekali yang merasa menikmati keuntungan itu, namun pada kenyataannya untuk masalah kenyamanan tak lagi bisa mengonsumsi obat untuk pereda haid. Hal itu akan sangatlah berguna untuk mereka yang sedang sikbuk misalnya seorang ibu pekerja,” jelasnya.

Dari kuantitas, julah pembalut dari satuan yang telah dijual akan mengalami penurunan sebesar 5 juta kemasan dalam setiap tahunnya. Ada salah satu faktor yang disebut dengan mendorong mempercepat menopause merupakan wanita Inggris memiliki kenyakinan bisa menghemat pengleuaran disetiap bulannya lantaran tidak usah membeli pembalut,walaupun harga dari pembalut itu memang stabil.

Faktor lainnya memang menjadi tren adalah adanya kebijakan controversial pemerintah Inggri di tahun 2015 yang telah menetapkan pajak barang mewah mengenai pembalut. Dari beberapa protes teahd ilakukan untuk bsia menghentikan pemberlakuan pajak. Dari para penggiat feminism  telah berpendapat pembalut adalah hal yang esensial untuk para wanita bukanlah sebagai barang yang mewah.

Dari hal itulah, Uni Eropa telah menganjurkan pemerintah negara Inggris harus segera mengalihkan pajak pembalut guna kegiatan amal social daripada masuk di dalam kas negara.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author