Kabar Internasional – Pasukan Darat Turki Pindah ke Afrin

Pasukan darat Turki telah menyeberang ke Suriah utara sebagai bagian dari kampanye Ankara untuk menyingkirkan daerah perbatasan pejuang Kurdi, kata PM Turki. Binali Yildirim mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk membangun zona aman seluas 30km (19 mil) di Suriah, demikian laporan media Turki.

Turki meluncurkan operasinya melawan milisi Kurdi YPG di wilayah Afrin dengan serangan udara pada hari Sabtu (20/1). YPG menolak pasukan Turki berada di tanah Afrin, dengan mengatakan bahwa mereka telah “menolak” serangan tersebut dan memaksa mereka untuk mundur. Kedua belah pihak telah bertukar api. Militer Turki mengatakan bahwa sejauh ini telah mengeluarkan 153 target yang dimiliki oleh militan Kurdi, sementara roket Kurdi menyerang kota perbatasan Kilis dalam semalam.

YPG (Satuan Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah) adalah bagian dari aliansi yang didukung AS dengan sejumlah milisi etnik Arab yang disebut Pasukan Demokratik Suriah (SDKI). SDF telah mengatakan bahwa pihaknya tidak mempunyai pilihan selain mempertahankan diri jika diserang.

Apa yang terjadi di Afrin?

Pada hari Sabtu (20/1), Turki mengumumkan bahwa sebuah kampanye udara dan darat, yang dijuluki “Cabang Zaitun”, telah diluncurkan pada pukul 14:00 GMT, yang menargetkan jihadis kelompok YPG dan Islamic State (IS). Operasi tersebut akan dilakukan “dengan menghormati integritas wilayah Suriah”, tambahnya.

Pemberontak pro-Turki, yang dikenal sebagai Tentara Suriah Bebas, juga mulai pindah ke daerah tersebut, menurut kantor berita Anadolu yang dikelola negara. YPG mengatakan bahwa pemogokan tersebut telah membunuh setidaknya enam warga sipil dan tiga pejuang, dengan 13 warga sipil lainnya cedera. Salah satu pejuang milik YPG dan dua lainnya berasal dari afiliasi all-female, juru bicara Birusk Hasaka mengatakan.

Ankara juga mengatakan ada korban jiwa, tapi mereka semua adalah militan Kurdi. Perdana Menteri Yildirim dikutip oleh media Turki mengatakan pasukan darat bergabung dalam operasi tersebut dengan menyeberang ke wilayah yang dikuasai YPG pada hari Minggu (21/1) pagi. Dia tidak memberikan rincian tentang pasukan zona keamanan 30km yang bertujuan untuk didirikan. YPG membantah laporan tersebut. “Semua serangan darat militer Turki terhadap Afrin telah ditolak sejauh ini dan mereka terpaksa mundur,” kata Nouri Mahmoudi, juru bicara kelompok tersebut.

About The Author

Reply