Kabar Internasional – Peluncuran Rudal Korea Utara Mengarah ke Rusia

 

Korea Utara telah dilaporkan kembali sudah meluncurkan uji coba rudal. Peluncuran yang terbaru, telah dilakukan para hari Rabu 3/5/2017. Meski pun berakhir dengan kegagalan, tetapi rudal tersebut dilaporkan telah meluncur menuju ke Rusia, sebelum akhirnya diledakkan pada tengah perjalanannya.

Salah seorang pejabat dari Amerika Serikat telah mengatakan apabila rudal balistik dengan jarak menengah tersebut, telah ditembakkan dari Pyongyang bagian utara serta hancur beberapa menis sesudah diluncurkan. Rudal tersebut diprediksi jenis KN – 17, telah jatuh di sekitaran Laut Timur yang dikenal pula dengan sebutan Laut Jepang, namun masih dalam territorial dari Korea Utara.

Berdasarkan laporan dari Harian Ekonomi Seoul, rudal tersebut memang sempat meluncur 48 kilometer, sebelum akhirnya diledakkan otoritas Pyongyang, sebab khawatir apabila akan menyulut protes dari Rusia.

“Apabila rudah terbang menuju timur laut, maka itu tak akan meledak. Namun akan berlabuh pada wilayah Rusia. Oleh sebab itu, Korea Utara pun dengan sengaja meledakkan rudal tersebut,” sebagaimana bunyi laporan dari surat kabar tersebut pada Rabu 3/5/2017.

Sebagaimana yang telah dikutip dari salah seorang sumber, surat kabar tersebut pun mengatakan bahwa target peluncuran rudal tersebut telah berubah dari arah yang sebelumnya telah direncanakan.

Pada rencana sebelumnya, sumber tersebut menutukan apabila rudal direncanakan akan meluncur 89 – 90 derajat menuju arah timur dengan diproyeksikan akan jatuh pada Laut Timur.

“Namun ternyata sudut tembakan tersebut 49 derajat,” ungkap sumber tersebut, sebagaiamana yang telah diberitakan oleh The Independent.

Sementara itu, Viktor Ozerov selaku Ketua Komite Petahanan Keamanan Rusia telah mengatakan apabila pertahanan udara pada bagian timur kawasannya, ada pada kondisi siaga tinggi.

“Ada pasukan pertajanan udara dari federasi Rusia pada bagian timur, dan mereka selalu dalam kondisi siaga tinggi. Kami pun mengamankan dan mengendalikan wilayah udara yang telah menjadi zona tanggung jawab dari angkatan udara Rusia,” bebera Ozerov.

Korea Utara memang terus menjadi bahwan sorotan, semenjak awal tahun lalu. Kim Jong Un selaku pemimpin tertinggi mereka, telah memerintahan untuk menguatkan program rudal balistik antar benua.

Di sepanjang tahun ini, tercatat Pyongyang telah meluncurkan sejumlah ujicoba rudal. Dimana dua diantara percobaan tersebut, telah mencapai perairan yang ada di dekat wilayah Jepang. Atas ambisi rudal nuklir yang mereka miliki, Negara yang paling terisolasi tersebut telah jadi salah satu tantangan utama global.

Be Sociable, Share!