Kabar Internasional – Pemerintah Amerika Serikat Ikut Andil Dalam Obesitas Publik

 

Obesitas merupakan salah satu maslalah yang serius bagi warga Amerika Serikat. Di dalam JAMA yaitu Journal og American Medicine di tahun lalu ternyata lebih dari 1/3 orang dewasa yang ada di Negara Adidaya sudah kelebihan berat badan. Dan itu artinya ada 35% dari total populasi disana yaitu 78,6 juta orang.

Diketahui pemicu utamanya adalah dari kecanduan masyarakat disana yang senang dengan junkfood. Untuk mengantisipasi hal itu, maka pemerintah segera meluncurkan sebuah chooce my plate yaitu sebuah rekomendasi dari pemerintah untuk mengisi piring mereka dengan sayuran dan buah setengahnya.

Namun, dari laporan itu bagi masyarakat telah menyimpulkan bahwa pemerintah tidak serius mengatasinya dnegan hal itu. karena pasalnya, seperti yang dikutip dalam fox news pada hari Sabtu, 23/07/2016 hanya ada sebagian kecil saja dari beberapa subsidi yang memang dilarikan ke produk makanan yang sehat dan menyegarkan.

Sisanya? Pemerintah lebih banyak memberikan kepada para komunitas pertanian sebagai bahan dasar dari junk food. Berita itu telah di sampaikan dari CDC setempat.

Pada tahun 1995 – 2010 silam laporan itu telah menyebutkan bahwa pemerintah telah menghabiskan uang senial US$ 170 miliar  hanya untuk mengsubsidi agrikultur. Tapi, subsidi tersebut disalurkan sebagai bahan dalam pembuatan junk food dapat berharga sangat terjangkau untuk public local.

Komoditas tersebut diantaranya ada kacang kedelai, jagung, beras,gandum, gula, daging dna juga susu.

Memang bahan tersebut tidak sepenuhnya bisa merusak tubuh manusia dan juga daoat membuat tubuh sehat. Namun sperti yang dikatakan di dalam news York times yang dikutip dari laman cnnindonesia.com melaporkan ada banyak bahan tersebut yang justru digunakan sebagai bahan yang melengkapi makanan mahal, contohnya saja minyak, gula jagung, daging olahan, dan juga karbohidrat kompleks dengan menggunakan atas nama menyehatkan tubuh. Dna hasilnya tidakterjangkau oleh public.

Ironisnya sebagian masyarakat mengonsumsi makanan yang sudah disubsidi pemerintah tinggi. Jadi, mereka cenderung memiliki lemak di perut, gula darah tinggi dan kolesterol.

Sebagian para peneliti juag telah berpendapat bahwasannya 2 hal itu yaitu subsidi dari pemerintah terhadap makanan serta konsumsi dari masyarakat dengan junk food itulah yang membuat obesitas tidaklah berhubungan secara langsung namun dari pemerintah tetap memiliki andil.

Be Sociable, Share!