Kabar Internasional – Pemimpin Baru Zimbabwe Angkat Bicara

Pemimpin baru Zimbabwe Emmerson Mnangagwa mengatakan kepada kerumunan orang yang bersorak-sorai di Harare pada hari Rabu (22/11). Bahwa negara tersebut memasuki tahap baru demokrasi menyusul pemecatan Robert Mugabe sebagai presiden setelah hampir empat dekade berkuasa.

Mnangagwa kembali ke negara itu pada hari sebelumnya, setelah melarikan diri untuk keamanannya ketika mantan pemimpin berusia 93 tahun itu memecatnya sebagai wakil presiden dua minggu yang lalu untuk memperlancar jalan menuju suksesi bagi istrinya yang jauh lebih muda, Grace.

“Orang-orang telah berbicara. Suara rakyat adalah suara Tuhan, “kata Mnangagwa kepada ribuan pendukung yang berkumpul di luar kantor partai ZANU-PF yang berkuasa di ibu kota.

“Hari ini kita menyaksikan awal dari sebuah demokrasi baru dan terus berlanjut,” tambahnya.

Zimbabwe pernah menjadi salah satu negara dengan ekonomi paling menjanjikan di Afrika namun mengalami penurunan selama beberapa dekade karena Mugabe mengejar kebijakan yang mencakup perampasan hasil peternakan komersial dan pencetakan uang yang menghasilkan hiperinflasi. Sebagian besar dari 16 juta orangnya masih miskin dan menghadapi kekurangan mata uang dan tingkat pengangguran yang tinggi, sesuatu yang ingin disampaikan oleh Mnangagwa.

“Kami ingin menumbuhkan ekonomi kita, kita menginginkan perdamaian di negara kita, kita menginginkan pekerjaan, pekerjaan, pekerjaan,” katanya kepada orang banyak, Ia menambahkan, “Kehendak rakyat akan selalu, selalu berhasil.”

Pemecatan Mnangagwa adalah pemicu bagi tentara dan mantan sekutu politik untuk bergerak melawan Mugabe, yang dipuji sebagai pahlawan kemerdekaan ketika Zimbabwe mematahkan kekuasaan mantan penguasa kolonial Inggris pada tahun 1980 namun kemudian dikhawatirkan sebagai seorang lalim. Dia mengundurkan diri sebagai presiden pada hari Selasa (21/11) saat parlemen memulai proses impeachment, setelah menolak tekanan untuk melakukannya selama seminggu.

Orang-orang menari-nari di jalanan meluapkan kegembiraan mereka menyusul kejatuhannya, beberapa poster terpampang foto Mnangagwa dan panglima militer Jenderal Constantino Chiwenga, yang memimpin pengambilalihan tersebut. Pembicara parlemen Jacob Mudenda mengatakan pada hari Rabu (22/11) bahwa Mnangagwa akan disumpah sebagai presiden pada hari Jumat (24/11) setelah dinominasikan oleh ZANU-PF untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Mugabe.

About The Author

Reply