Kabar Internasional – Penerima Nobel Pertama Matematika Kini Tiada

 

Seorang perempuan pertama dan juga satu-satunya yang menerima penghargaan Fields Medal di sebuah nobel matematika yaitu Maryam Mirzakhani telah meninggal dunia. Dari pernyataan Standfod University tempat dimana dia bekerja, dia telah meninggal karena bertarung dengan penyakit kankernya. Dia telah meninggal di usianya 40 tahun.

Kepergian wanita kelahiran Teheran Iran ini meninggal setelah 3 tahun sebelumnya memenangkan penghargaan fields Medal yang dilaksanakan di Seoul, Korea Selatan.

Dari penghargaan itu telah diberikan 4 tahun kepada seorang ahli matematika yang usianya dibawah 40 tahun dan sudah memberikan kontribusi besar. Mirzani saat itu masih berusia 37 tahun pada tahun 2014 disaat dia menjadi seorang perempuan pertama yang telah memenangkan sebuah pernghargaan yang memang dianggap sebuah nobel matematikan itu.

Di dalam pernyataannya pada tahun 2014 silam,Stanford telah mengungkapkan bahwasannya Mirzakhani telah menerima medali itu karena memang pengetahuannya akan simetri permukaan lengkung.

“Matematika sangatlah menyenangkan,misalnya menyelesaikan sebuah puzzle ataupun menghubungkan titik di adlam kasus detektif,” jelasnya disaat I tu, seperti yang telah dilansir dalam reuters pada hari Sabtu, 22/07/2017.

Disaat menyelesaikan masalah matematika, diapun sering menggambar masalah itu di dalam titik kertas besar dan juga menuliskan rumusnya pada bagian pinggir kertas. Perempuan yang dibesarkan di Iran ini memang pernah mengikuti sebuah olimpiade matematika Internasional pada tahun 1994 dan juga 1995.

Setelah lulus dari sebuah University Sharif yang ada di Teheran, dia pun telah masuk di Harvard University guna mendapatkan gelar sebuah doctor matematika. Di alam beberapa tahun ini, memang Mirzakhani telah berkerjasama dengan Alex di sebuah University of Chicago guna menginvestigasi tentang sebuah lintasan bola biliar yang telah memantul pada sekitar meja polygonal. Adanya kompleksitas di adlam gerakan bola memanglah sudah lama menjadi sebuah masalah yang membingungkan para disikawan.

Selamat tinggal wanita berprestasi dan luar biasa, Mirzakhani yag ilmunya sudah bermanfaat bagi seluruh antero dunia ini. Dengan ilmunya inilah matematika menjadi terus berkembang dan pastinya perjuangannya di dalam mengembangkan ilmu matematikanya. semoga kamu tenang disana, dan semua ilmumu akan selalu bernilai untuk kita semua.

Be Sociable, Share!