Kabar Internasional – Penumpang Pesawat Ini Meninggal Dunia Karena Telan Kokain 80 Butir

Seorang pria yang berasal dari negara Brasil dimana dengan nekatnya menelan sebanyak 80 butir kokain sebelum dirinya terbang dengan menggunakan pesawat Aer Lingus dengan tujuan dari Lisboa, Portugal menuju ke Dublin di Irlandia. Berada di dalam penerbangan, pria tersebut yang telah menyerang seorang penumpang lain kemudian dirinya langsung kejang-kejang dan pada akhirnya dia langsung meninggal dunia.

Nama dari sang pria tersebut John Kennedy Santos Gurjao, yang berusia 24 tahun bisa di laporkan kalau mempunyai hampir sebanyak 1 kg narkoba yang ada di perutnya di saat dirinya naik pesawat. Hal ini disebutkan berada di dalam lama media The Irish Times, untuk hari selasa kemarin (20/10/15).

Adapun pemeriksaan post mortem kini masih di lakukan untuk bisa tentukan penyebab dari kematian sang pria tersebut. Akan tetapi The Irish Time memberikan dugaan kalau kematian tersebut terkait dengan narkoba yang mempunyai nilai jalannya sebesar 41 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 869 juta.

Ada seorang penumpang yang lainya dalam satu penerbangan tersebut, bernama John Leonard berasal dari Cork, Irlandia dimana dirinya menyebutkan kalau pria itu pertama terlihat mendadak kejang-kejang setelah itu dirinya harus ditenangkan oleh beberapa anggota medis berada di belakang pesawat hingga ahirnya ambruk.

“Kejadian ini memang terlihat mengerikan sekali. Saya memasukkan suatu kejadian itu menjadi sebuah akhir yang sangat keras sekali, meninggal dengan cara seperti itu berada di belakang pesawat menjadi suatu hal yang buruk. Sungguh tidak menyenangkan sekali,” terang dari Leonard menjelaskan.

Ada perempuan berasal dari Portugis di ketahui berusia 40an tahun di tangkap karena di curigai mempunyai keterlibatan perdagangan narkoba setelah dari pesawat itu berhasil mendarat. Hal ini disebabkan karena penemuan sejumlah amfetamin. Ada seorang penumpang yang berusaha untuk kendalikan penumpang yang kejang dengan cara digigit. Akan tetapi dengan cara itu masih belum bisa selamatkan dan akhirnya meningga dunia.

About The Author