Kabar Internasional – Perdana Menteri Pakistan Telah Dipaksa Lengser setelah Dituding Korupsi

 

Mahkamah Agung Pakistan telah mendiskualifikasi Nawaz Sharif selaku Perdana Menteri Pakistan dari jabatannya setelah adanya tuduhan korupsi. Keputusan dari Mahkamah Agung tersebut juga telah membuat Sharif harus kehilangan kesempatan untuk bisa kembali mencalonkan diri pada pemilihan perdana menteri untuk yang ketiga kalinya yang akan berlangsung pada tahun depan.

“Dirinya telah didiskualifikasi dari pejabat pemerintah serta dicopot dari jabatan sebagai Perdana Menteri,” ungkap Hakim Ejaz Afzal Khan pada konferensi pers yang berlangsung di Istanbul, Jum’at 28/7/2017, sebagaimana yang telah dikutip dari CNNIndonesia.com.

Keputusan Mahkamah Agung tersebut telah mendapatkan sambutan yang gembira dari kelompok oposisi yang telah memenuhi ruang pengadilan. Kelompok opisisi lantas berlarian ke jalanan serta meneriakkan seruan kemenangan lalu membagi – bagikan permen serta camilan.

Tidak hanya itu saja, MA pun meminta supaya lembaga anti korupsi untuk tetap melanjutkan proses penyelidikan pada Sharif, dimana namanya telah muncul pada Dokumen Panama yang sudah bocor pada tahun lalu.

Sharif pun dicurigai sebab mempunyai sejumlah property mewah yang tersebar di sejumlah Negara, salah satunya ada di London. Property mewah miliknya yang ada di London, sudah dibeli dengan melalui offshore companies atau perusahaan tempurung.

Sebelumnya, pada bulan April yang lalu, MA memang sempat mengumumkan apabila tidak memiliki cukup bukti untuk bisa menggulingkan Sharif dari kursi Perdana Menteri dengan tuduhan korupsi, dimana juga telah melibatkan keluarganya.

Pada penyelidikan yang lebih lanjut, lembaga anti korupsi yang telah mendapatkan dukungan dari pihak militer, akhirnya ‘berhasil’ menemukan adanya perbedaan yang signifikan diantara gaya hidup yang telah mereka jalani dengan pendapatan keluarga Sharif. Penemuan tersebut lantas disiarkan kepada public yang selanjutnya menuntut Sharif untuk diadili.

Pada saat persidangan, Sharif bersama sekutunya memang terus konsisten dalam membantah tuduhan melakukan korupsi. PML – N yang merupakan partai Sharif, justru telah menyebutkan apabila penyelidikan terhadap perdana menteri sebagai sampah.

Masih belum ada komentar atau pun reaksi yang datang dari Sharif beserta keluarganya terkait atas hasil sidang itu. Tetapi Imran Khan selaku rival Sharif pada dunia politik, telah menyebutkan apabila MA telah melakukan hal yang benar.

Be Sociable, Share!