Kabar Internasional – PM Israel Ungkapkan Media Ingin Menggulingkan Pemerintahanya

 

Benjamin Netanyahu selaku Perdana Menteri Israel telah mengecam kampanye media serta kelompok sayap kiri yang dianggap ingin menggulingkan pemerintahannya. Tuduhan tersebut muncul ketika dirinya tengah menghadapi penyelidikan hukum dalam dugaan kasus penyuapan dan penipuan.

“Media sudah memobilisasi kampanye obsesif dengan melawan saya serta keluarga. Namun anda selaku warga Israel merupakan target utama dari kampanye ini,” ungkap Netanyahu pada acara partai Likud yang merupakan partai sayap kanan dan dipimpinnya pada hari Rabu 9/8/2017 waktu setempat.

Gelaran acara itu telah dihadiri kurang lebih tiga ribu pendukung Netanyahu. Acara tersebut telah digelar setalah pihak kepolisian menetapkan Netanyahu menjadi tersangka dalam kasus dugaan penyuapan serta penipuan pada pekan lalu.

Netanyahu telah menghadapi dua tuduhan criminal yang berbeda. Dirinya telah dicurigai secara ilegal telah menerima hadiah senilai ribuan poundsterling yang berasal dari James Packer yang merupakan konglomerat dari Australia serta Arnon Milchan selaku produser Hollywood dengan iming – iming bantuan.

Perdana Menteri yang telah berkuasa dari tahun 2009 lalu tersebut, diduga telah menyuap Arnon Mozes yang merupakan pemilik dari Yedioth Ahronoth yang merupakan surat kabar paling besar di Israel. Netanyahu telah meminta pada media tersebut untu bisa memberitakan hal yang positif serta menguntungkan pemerintahannya.

Ari Harow yang merupakan mantan ajudan Netanyahu, juga dalam proses penyelidikan polisi terkait atas kasus itu. Mantan kepala staf perdana menteri tersebut, sudah setuju menjadi saksi pemerintah pada proses penyelidikan kasus yang sudah menyeret orang nomor satu di negaranya tersebut.

Berdasarkan laporan yang diperoleh, Harrow pun telah memberikan sejumlah informasi terhadap tim penyidik terkait dengan kasus ini.

Sementara itu, Netanyahu telah diinterogasi oleh pihak kepolisian terkait atas dua kasus itu. Dengan adanya kasus ini, semakin memperbesar peluang Netanyahu untuk mengundurkan diri. Bahkan, mungkin juga dirinya akan digulingkan dari jabatannya sebagai perdana menteri Israel.

Meski pun demikian, selama ini dirinya telah bersikeras membantah atas segala tudingan tersebut. Bahkan, Netanyahu telah menganggap apabila dirinya telah jadi sasaran atas kampanye hitam yang sudah dilakukan oleh lawan politiknya.

Be Sociable, Share!