Kabar Internasional – Polisi Hyderabad Kumpulkan Gelandangan Sebelum Kunjungan Ivanka Trump

Polisi di Hyderabad telah melarang mengemis dan mulai mengumpulkan orang-orang gelandangan sebelum memulai sebuah konferensi bisnis yang menampilkan Ivanka Trump. Hampir 400 orang di kota India selatan ditahan oleh polisi pada hari Rabu (8/11) dan dialihkan ke sebuah fasilitas rehabilitasi di penjara Chanchalguda, menurut Indian Express.

Sekitar 6.000 orang diperkirakan akan dibawa ke fasilitas tersebut sebelum kedatangan dari putri sulung dan penasihat Donald Trump, presiden AS akhir bulan ini. Ivanka Trump akan berbicara pada 2017 Global Entrepreneurship Summit, sebuah pertemuan tahunan investor dan orang-orang yang memulai bisnis baru, yang tahun ini difokuskan pada tema “memberdayakan perempuan”. Kehadirannya merupakan anugerah diplomatik untuk India dan telah diserang oleh perdana menteri India, Narendra Modi, di beberapa tweets.

Hyderabad merupakan sebuah hub IT yang akhir-akhir ini mengalami perlambatan di industri, yang mengalami perbaikan saluran pembuangan, perbaikan jalani dan perbaikan bangunan, dan pengecatan ulang di berbagai tempat.

Seorang perwira yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Indian Express bahwa beberapa orang tunawisma merasa keberatan untuk dibawa. “Beberapa pengemis berpendapat bahwa pemerintah telah mengambil kebebasan mereka untuk tinggal di tempat yang mereka inginkan, tapi kami mengatakan kepada mereka bahwa itu demi kebaikan mereka sendiri karena mereka akan pergi ke pusat rehabilitasi di mana mereka akan dirawat,” kata perwira tersebut.

Komisioner polisi kota, M Mahendar Reddy, mengatakan dalam sebuah pemberitahuan bahwa telah mendapat perhatian bahwa orang-orang yang mengemis sedekah dengan cara yang tidak senonoh.

“Mereka juga mempekerjakan anak-anak dan orang-orang cacat untuk meminta atau menerima sedekah di persimpangan utama jalan,” tambahnya. “Tindakan semacam itu menyebabkan gangguan dan kecanggungan.”

Pada hari Jumat (10/10), seorang perwira polisi senior, yang meminta tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada kantor berita Agence France-Presse bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya rutin anti-mengemis di Hyderabad dan seharusnya tidak dikaitkan dengan kunjungan Trump. Dia mengatakan bahwa kota tersebut telah mendirikan sebuah pusat rehabilitasi dimana orang-orang tunawisma dapat ditempatkan sampai mereka mampu untuk menjalani kehidupan normal.

Polisi Hyderabad melakukan inisiatif serupa sebelum kunjungan kenegaraan oleh mantan presiden AS Bill Clinton pada tahun 2000 silam.

About The Author

Reply