Kabar Internasional – Polisi: Ledakan pada Sebuah TK di China Disebabkan Oleh Bom

Pihak Kepolisian telah menyatakan apabila ledakan yang sduah menewaskan sedikitnya 8 orang serta telah melukai puluhan orang lainnya, telah disebabkan oleh bom. Sebagaimana dilaporkan apabila pelaku pengeboman tersebut juga ikut terbunuh ketika melakukan aksinya.

Pelaku pengeboman ialah seorang pemuda yang berusia 22 tahun. Pelaku telah mengalami gangguan kesehatan yang kronis.

“Dirinya telah menyewa sebuah kamar yang berdekatan dengan sekolah,” sebagaimana yang telah diungkapkan oleh salah seroang polisi, dilansir dari CNNIndonesia.com pada Jum’at 16/6/2017.

Pihak kepolisian berhasil menemukan bahan – bahan untuk pembuatan bom yang ada di apartemennya. Terdapat tulisan ‘mati’, ‘kematian’ serta ‘hancurkan’ pada dinding tembok apartemennya.

Pelaku yang diketahui memiliki nama depan Xu tersebut, telah mengidap disfungsi pada system saraf otonom. Sebuah kelainan yang mampu memicu gangguang jantung serta tekanan darah.

Liu Wenxiang selaku penyidik kepolisian pada wawancaranya dengan televisi pemerintah CCTV telah menyebutkan apabila Xu telah bekerja pada sebuah restoran yang berada di Fengxiang. Pelaku telah bekerja di sana semenjak bulan Mei 2016. Hal itu dilakukannya setelah dirinya dilarang bersekolah.

Liu telah mendeskripsikan apabila karakter Xu itu ‘ introvert dan penyendiri’ ketika bersosialisasi bersama orang lain. Motif dari serangan tersebut, masih belum diketahui. Begitu pula atas target serangan yang sesungguhnya.

“Masih belum diketahui, apa taman kanak – kanak itu memang merupakan tujuan dari serangan yang sebenarnya,” imbuh Liu.

Ledakan yang telah terjadi pada dekat gerbang dari taman kanak – kanak yang ada di Fengxiang, Jiangsu tersebut. Ledakan itu bertepatan dengan waktu dari anak – anak pulang sekolah. Tetapi anak – anak masih berada di dalam kelas, sehingga tak ada murid atau pun guru yang telah menjadi korban dari ledakan tersebut.

Setidaknya sudah ada 8 orang yang tewas serta 65 korban lainnya mengalami luka – luka. Saat ini, juga ada delapan korban yang dinyatakan ada pada kondisi kritis. Semoga saja para korban yang mengalami luka – luka atau pun dalam kondisi kritis bisa segera pulih, sehingga tidak ada lagi korban yang meninggal dunia atas insiden ledakan ini.

About The Author