Kabar Internasional – Puluhan Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Nigeria

Pembom bunuh diri telah menewaskan puluhan orang di sebuah masjid dan pasar di Nigeria timur laut. Dalam serangan kembar yang membawa tanda-tanda pemberontak Islamis Boko Haram. Ledakan terjadi sekitar pukul 1:20 siang (1220 GMT) di Mubi, sebuah kota 125 mil (200 km) dari ibukota negara bagian Adamawa, Yola.

Jurubicara polisi negara Adamawa, Othman Abubakar mengatakan: “Untuk saat ini [jumlah korban tewas] adalah 24,” tetapi sumber lain memberikan angka yang jauh lebih tinggi. Petugas penyelamat Sani Kakale mengatakan: “Di hadapan saya, 42 mayat dibawa ke rumah sakit dan 68 luka-luka.” Seorang sumber di rumah sakit Umum Mubi mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah menerima 37 mayat dan lusinan orang yang terluka, banyak dari mereka kritis.

Kecurigaan segera jatuh pada Boko Haram , kelompok jihadis yang pencariannya untuk mendirikan negara Islam garis keras di utara-timur Nigeria telah menyebabkan sedikitnya 20.000 orang mati sejak 2009.

Mubi telah berulang kali ditargetkan dalam serangan yang disalahkan pada Boko Haram karena itu diserang oleh militan pada akhir 2014.

Pemerintah Nigeria dan militer telah lama mempertahankan bahwa afiliasi kelompok Negara Islam adalah kekuatan yang dihabiskan dan di ambang kekalahan. Namun tidak ada kekecewaan dalam serangan di timur laut negara itu.

Kamis lalu, setidaknya empat orang tewas ketika pembom bunuh diri dan pejuang berusaha menyerbu ibukota negara bagian Borno, Maiduguri, yang menimbulkan pertanyaan baru tentang keamanan.

Presiden Nigeria Muhammadu Buhari telah berada di AS minggu ini dan bertemu dengan mitranya dari AS, Donald Trump, yang menjanjikan dukungan lebih besar dalam perang melawan Boko Haram.

Di Mubi, relawan lokal Habu Saleh, yang terlibat dalam upaya penyelamatan, menggambarkan situasi ini sebagai “kekacauan di semua tempat”.

“Kami telah mengevakuasi puluhan orang yang meninggal dan terluka ke rumah sakit dan operasi penyelamatan masih berlangsung,” katanya.

Petugas kesehatan dari rumah sakit dimobilisasi untuk melayani para korban, meskipun mogok atas upah dan kondisi.

Penduduk Mubi Abdullahi Labaran mengatakan pembom pertama berbaur dengan jamaah yang berkumpul untuk sholat di masjid di pinggir pasar. Dia meledakkan bomnya “lima menit sebelum doa dimulai”, tambahnya.

Pembom kedua meledakkan dirinya di antara kerumunan penyembah, pedagang dan pembeli yang meninggalkan masjid menuju pasar terdekat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *