Kabar Internasional – Ribuan Orang Berunjuk Rasa Di Barcelona Melawan Kemerdekaan Catalan

 

Ratusan ribu orang turun ke jalan-jalan di ibukota Catalonio, Barcelona pada hari Minggu (8/10). Aksi demonstrasi tersebut untuk mengekspresikan perlawanan mereka untuk mendeklarasikan kemerdekaan dari Spanyol, menunjukkan bagaimana wilayah ini terbagi akibat permasalahan ini.

Sebuah kerumunan orang yang diperkirakan oleh kepolisian setempat bejumlah 350.000 yang melambaikan bendera Spanyol dan Catalan dan membawa spanduk bertuliskan “Catalonia adalah Spanyol” dan “Bersama-sama kita lebih kuat”. Mereka berkerumun di pusat kota setelah para politisi dari kedua belah pihak memperkuat posisi mereka dalam krisis politik terburuk di negara tersebut selama beberapa dekade.

Dua perusahaan yang berbasis di Catalonia lainya mengadakan rapat dewan untuk hari Senin (9/10) untuk memutuska apakah akan mengalihkan kantor pusat mereka ke luar wilayah tersebut, yang menambahkan tekanan kuat terhadap pemimpin Catalan, Carles Puigdemont untuk ebrada di bawah untuk membebaskan independensi saat dia bertemu dengan parlemen daerah pada hari Selasa (10/10).

Perdana menteri Spanyol, Mariano Rajoy mengatakan pada hari Sabtu (8/10) bahwa dia tidak akan mengesampingkan menghapus pemerintah Catalonia dan memanggil sebuah pemilihan lokal yang lebih segar untuk mengklaim kemerdekaan, serta menangguhkan status otonomi daerah yang sudah ada.

Catalonia, yang memiliki bahasa dan budayanya sendiri dan dipimpin oleh pemerintah daerah yang pro-kemerdekaan, mengadakan referendum pada tanggal 1 Oktober yang lalu untuk memisahkan diri, yang bertentangan dengan pengadilan konstitusional Spayol yang telah mengumumkan pemungutan suara tersebut sebagai sebuah tindakan yang ilegal.

Otoritas Catalan mengatakan bahwa referendum tersebut menunjukkan suara bulat dari pemilih yang sangat mendukung adanya kemerdekaan.

Lebih dari 90 persen dari mereka yang memilih separatis yang didukung, namun jajak pendapat mengenai isu tersebut menunjukkan bahwa wilayah tersebut terbagi lebih dalam. Turn-out dari referendum adalah 43 persen, dengan sebagian besar penduduk yang ingin tinggal di Spanyol memilih tinggal di dalam rumah.

Demonstrasi anti-kemerdekaan, yang melibatkan orang-orang Catalan dan orang-orang dari daerah lain di Spanyol, menggarisbawahi bagaimana perselisihan tersebut telah merayapi wilayah itu sendiri. Sebula yang lalu, sekitar satu juta orang berkumpul di kota untuk mendukung kemerdekaan.

Be Sociable, Share!