Kabar Internasional – Saudi Ancam Akan Balas Dengan Sanksi Atas Hilangnya Khashoggi

Arab Saudi menolak ancaman untuk memberikan hukuman atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi di Istanbul. Dengan mengatakan kerajaan akan membalas sanksi apa pun dengan tindakan lebih keras, kata kantor berita resmi negara itu, Minggu.

Komentar itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengancam “hukuman berat” untuk Riyadh jika ternyata Khashoggi, seorang kritikus terkemuka dari otoritas Saudi dan penduduk hukum Amerika Serikat, tewas di konsulat Saudi di Istanbul.

“Kerajaan menegaskan penolakan totalnya terhadap setiap ancaman dan upaya untuk melemahkannya, apakah dengan mengancam untuk menjatuhkan sanksi ekonomi, menggunakan tekanan politik, atau mengulang tuduhan palsu …” pejabat Saudi Press Agency mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya.

“Kerajaan juga menegaskan bahwa jika menerima tindakan apa pun, ia akan merespon dengan tindakan yang lebih besar, dan bahwa ekonomi Kerajaan memiliki peran yang berpengaruh dan penting dalam ekonomi global …” sumber itu menambahkan tanpa merinci.

Ancaman itu menyebabkan pasar saham eksportir minyak terbesar dunia itu kehilangan sebanyak $ 33 miliar dari nilainya pada hari Minggu di salah satu tanda pertama dari rasa sakit ekonomi yang bisa dialami Riyadh atas masalah itu.

Indeks ekuitas Saudi ( TASI ) jatuh sebanyak 7 persen dalam penurunan terbesar sejak Desember 2014, ketika harga minyak jatuh. Ini kemudian pulih sebagian untuk berdiri 5,0 persen lebih rendah sesaat sebelum penutupan.

Turki yakin Khashoggi sengaja dibunuh di konsulat dan tubuhnya disingkirkan. Riyadh telah menolak klaim tersebut.

Seorang anggota senior keluarga penguasa Arab Saudi, Pangeran Khaled al-Faisal, telah bertemu dengan Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk membahas hilangnya Khashoggi, dua sumber dengan pengetahuan tentang masalah tersebut kepada Reuters tanpa memberikan rincian pembicaraan.

Pada hari Jumat, sebuah sumber yang memiliki hubungan dengan keluarga pangeran mengatakan bahwa Pangeran Khaled, yang merupakan gubernur Mekah, telah dikirim ke Turki dalam kapasitasnya sebagai penasihat khusus untuk Raja Salman.

Modal asing adalah kunci bagi rencana Arab Saudi untuk mendiversifikasi ekonominya di luar minyak dan memangkas 12,9 persen tingkat pengangguran di antara warga negaranya.

Namun sebagai tanggapan atas hilangnya Khashoggi, perusahaan media dan beberapa eksekutif teknologi telah menarik diri dari konferensi investasi utama Riyadh yang dijadwalkan untuk minggu depan.

“Ini terjadi pada saat Arab Saudi sedang mempersiapkan acara investasi besar dan mereka tidak membutuhkan orang-orang menangguhkan atau menarik investasi,” kata Nadi Barghouti, kepala manajemen aset di Emirates Investment Bank di Dubai.

Berita Terbaru

PenulisBerita@!!76798

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *