Kabar Internasional – Seorang Wanita Asal Inggris Ditahan Di Mesir

Laura Plummer, seorang wanita asal Inggris berusia 33 tahun telah ditangkap di Mesir. Penangkapan ini dilakukan setelah penemuan 290 tablet tramadol dan beberapa pil naproxen yang digunakan untuk penyakit punggung suaminya yang ditemukan di dalam kopernya.

Akibatnya, dia ditahan di bandara internasional Hurghada di pantai Laut Merah karena dicurigai melakukan perdagangan narkoba pada tanggal 9 Oktober yang lalu.

Plummer telah diberitahu bahwa dia mungkin akan menghadapi hukuman 25 tahun penjara, atau bahkan hukuman mati. Dia dijadwalkan untuk kembali menjalani pengadilan pada hari Kamis (9/11) mendatang untuk sidang ketiganya

James Plummer, saudara laki-laki dari Laura, mengatakan bahwa saudaranya diberi obat resep oleh seorang rekan di toko di Hull tempat dia bekerja, setelah dia diberitahu tentang rasa sakit yang dialami oleh suaminya.

“Jadi dia membawa obat-obatan tersebut bersamanya,” kata Plummer. “Laura bahkan tidak memeriksa apa yang dia bawa, dia bahkan tidak tahu ada tramadol di dalam tasnya. Ada naproxen juga.”

Anggota parlemen setempat, Karl Turner, untuk Kingston upon Hull, mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri ikut terlibat dan kedutaan besar Inggris di Kairo telah memberinya bantuan seorang pengacara, menyusul laporan bahwa ayahnya telah menghabiskan dana sekitar 10.000 poundsterling untuk biaya hukumnya.

Plummer mengunjungi suaminya setelah 18 bulan tentang apa yang saudara laki-lakinya sebut dengan “liburan rutin”. Dia mengunjunginya dua sampai empat kali setahun, meski tidak jelas apakah pernikahan mereka resmi.

“Sulit untuk mendapatkan barang-barang tertentu di Mesir, yang membuat dirinya membawa bedak, gel cukur dan pisau cukur serta segala macam barang,” katanya. “Jelas, dia sangat, sangat naif.”

Tramadol adalah obat yang paling banyak disalahgunakan di Mesir, menurut seorang menteri. Opioid sintetis sering digunakan sebagai pengganti heroin, seperti di tempat lain di dunia. Badan kontrol obat-obatan Mesir, yang memiliki saluran bantuan gratis, menerima lebih banyak telepon tentang tramadol daripada obat lain pada bulan Agustus, menurut Ghada Wali, menteri untuk solidaritas sosial. Ia juga menerima 48.000 panggilan antara Januari dan Juni untuk masalah mengenai obat tersebut, yang hanya tersedia berdasarkan resep di Inggris.

About The Author

Reply