Kabar Internasional – Serangan Bom Bertubi-tubi Di Afghanistan

 

Teror bom tidak hanya terjadi di Indonesia saja, akan tetapi di Negara-negara lain juga memiliki kasus yang sama yaitu teror bom bunuh diri, seperti yang terjadi di Kota Kabul, Afghanistan. Negara tersebut mendapat teror bom pada Senin tengah malam waktu setempat.

Setelah kejadian bom bunuh diri tersebut terjadi, disusul sebuah bom yang berada di dalam mobil meledak di kawasan pusat Kota Kabul. Diduga pelaku biom bunuh diri tersebut adalah sekelompok Taliban. Diketahui 24 orang tewas dan 19 orang yang lainnya mengalami luka-luka. Seperti yang dikutip dari reuters.com, kejadian tersebut juga terjadi juga didekat Kementerian. Dan para korban yang telah tewas adalah beberapa pejabat tinggi di bagian bidang keamanan.

Beberapa suara tembakan terdengan dikawasan tersebut, yaitu di sekitar gedung-gedung kedutaan serta pemerintahan ibu kota Negara Afghanistan dan gedung Kementerian Dalam Negeri. Dari informasi yang diketahui, saat ini belum ada yang mengatakan untuk bertanggung jawab atas kejadian yang telah berlangsung dan juga masalah para korban yang luka-luka maupun tewas.

Sebelum kejadian tersebut terjadi, terdapat sebuah bom yang meledak dikawasan yang dikerumuni banyak orang, setelah itu bom kedua meledak. Ledekan yang terjadi sangat kuat serta menewaskan banyak sekali manusia di tempat. Dalam kasus ledakan tersebut Taliban mengatakan akan bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Akibat bom bunuh diri yang dilakukan oleh sejumlah kelompoknya, para personel pasukan keamanan ikut tewas, tidak hanya itu saja tetapi para warga sipil juga mengalami luka berat. Warga sipil tersebut diketahui sedang membantu para korban yang tewas pada saat ledakan pertama terjadi. Mereka membawa para korban di kerumah sakit.

Kejadian tersebut merupakan serangan bom yang paling besar di Kabul pada 23 Juli. Pada saat itu serangan bom bunuh diri telah menewaskan 80 orang. Diketahui bahwa serangan tersebut dilakukan oleh sekelompok penjahat ISIS. Saat itu para pejabat pemerintah sedang melakukan persiapan untuk menghadiri sebuah konferensi yang akan dilakukan pada bulan depan di Brussel. Dalam konferensi tersebut menjelaskan bahwa para donor asing tetap merasa khawatir dengan kemampuan yang ada di pasukan keamanan Afghanistan. Dalam hal ini mereka akan terus meneruskan janji untuk selalu memberikan bantuan kepada para korban pada tahun-tahun depan.

Be Sociable, Share!