Kabar Internasional – Setelah 8 Tahun, Akhirnya Obama Menunjukkan Kefrustasiannya pada Israel

Sikap Amerika Serikat yang lebih memilih untuk abstain pada voting Dewan Keamanan PBB terkait atas resolusi dari sekutu terdekatnya, Israel. Hal ini merupakan sebuah tindakan yang langka. Dengan sisa masa jabatannya yang hanya dalam beberapa pekan lagi tersebut, President Barack Obama yang telah menjabat dalam kurun waktu 8 tahun ini, akhirnya menunjukkan kefrustasiannya pada Israel.

Pejabat yang ada di Gedung Putih telah menuturkan, sebagaimana yang telah dilansir dari kantor berita AFP pada Sabtu 24/12/2016, mereka memang benar – benar sudah kehabisan cara guna meyakinkan Israel bahwasannya pembangunan pemukiman Yahudi yang berada di wilayah Palestina, justru akan menghabat upaya mereka dalam mewujudkan perdamaian antara Palestina dan Israel.

Sejumlah pengkritik atas kebijakan Timur Tengah Presiden Barack Obama telah menduga bahwasannya Obama sebenarnya sudah sejak lama bermanuver guna merancang sebuah kesempatan untuk mengisolasi PM Israel, Benjamin Netanyahu. Tetapi hal tersebut telah dibantah oleh Ben Rhodes selaku penasihan Obama.

“Perdana Menteri Neranyahu awalnya memiliki kesempatan untuk bisa menerapkan kebijakan yang mampu mendorong hasil yang akan berbeda pada hari ini,” ungkap Rhodes terkait dengan abstainnya Amerika Serikat pada voting Dewan Kehormatan PBB.

“Fakta bahwasannya ini telah terjadi menjelang akhir dari tahun kedelapan kami. Hal ini juga menunjukkan bahwasannya ini bukanlah tindakan yang menjadi pilihan kami. Apabila ini memang menjadi hasil yang kami inginkan, maka tentu saja kami akan melakukannya sedari dulu,” tegas Rhodes.

Memang Gedung Putih telah menegaskan bahwa resolusi PBB tersebut semata – mata untuk menunjukkan kesamaan pandangan dari komunitas internasional terkait pemukiman dari warga Israel pada wilayah pendudukan.

Pada voting Dewan Keamanan PBB yang telah digelar pada hari Jum’at 23 Desember, bukannya menggunakan hak veto sebagaimana yang telah dilakukannya selama ini guna menggagalkan setiap resolusi yang telah mengancam Israel, Negeri Paman Sam pun justru memilih untuk abstain. Hal ini merupakan sebuah langkah yang langka semenjak era pemerintahan Presiden Barack Obama. Atas abstainnya Amerika Serikat, maka ini untuk yang pertama kalinya semenjak tahun 1979, Dewan Kehormatan PBB telah setelah resolusi tersebut mendapatkan dukungan penih dari semua anggota Dewan Kehormatan PBB.

About The Author