Kabar Internasional – Tak Menghiraukan PBB, Israel Justru Kebut Pembangunan Pemukiman di Palestina

 

Israel telah dilaporkan akan segera mempercepat akan rencana pembangunan untuk ribuan pemukiman Yahudi yang bertempat di kawasan pendudukan Yerusalem Timur telah dikecam resolusi PBB yang telah diloloskan oleh Dewan Keamanan.

Kantor berita AFP telah mengutip bahwa Ir Amim, organisasi yang telah mengawasi pembangunan untuk pemukiman pada wilayah tersebut, telah mengungkapkan bahwa komite perencaan Yerusalem pun akan membahas terkait dengan penerbitan izin terhadap 618 unit bangunan yang berada di kawasan Yerusalem Timur, utamanya yang berada pada timur wilayah penduduk Israel yang berada di Palestina.

Meir Turjeman selaku Wakil Wali Kota Yerussalem yang juga merupakan kepala komite tersebut, telah dikabarkan sudah mengeluarkan pernyataan terkait dengan upaya percepatan akan rencana pembangunan sekitaran 5.600 unit yang lainnya.

Pada hari Selasa 27/1/2017, Turjeman bahkan telah mengungkapkan bahwasannya pembicaraan terkait dengan rencana tersebut (pembangunan pemukiman), akan terus berjalan dan tak menghiraukan keputusan resolusi yang sudah diloloskan dari DK PBB. Izin pembangunan dari ratusan unit pemukian tersebut, sudah dikeluarkan sebelum adanya resolusi PBB.

“Kami pun telah membicarakan semua permasalahannya dengan begitu serius,” ungkapnya pada AFP  sebagaimana yang telah dikutip dari CNNIndonesia pada Kamis 26/1/2017.

Pada laman facebooknya, dirinya telah mengungkapkan bahwa “Saya tak khawatir dengan PBB atau pun pihak lain yang sudah mencoba untuk mendikte langkah kami yang berada di Yerussalem,” sebagaimana yang telah dikutip dari AFP.

“Saya pun berharap bahwa pemerintah Israel serta pemerintah baru dari Amerika Serikat akan segera memberikan kami momentum guna melanjutkan program ini serta mengganti atas kekurangan unit pemukiman yang sudah muncul pada delapan tahun masa pemerintahan Barack Obama,” sebagaimana yang telah diungkapkan oleh Turjeman terkait atas pembangunan untuk pemukiman Yahudi.

Israel sendiri telah menduduki kawasan Yerusalem Timur serta Tepi Barat semenjah tahun 1967 silam pencaplokan wilayah di Yerussalem oleh Tel Aviv pun tidak pernah diakui oleh komunitas internasional. Pemerintah Obama memang selama ini sudah merasa frustasi atas pembangunan untuk pemukiman Yahudi itu.

Ada sekitar 430 ribu pemukiman Yahudi sudah tinggal pada kawasan Tepi Barat. Sementara itu, ada sekitar 200 ribu warga Yahudi yang sudah bertempat di kawasan Yerusalem Timur dimana dianggap oleh pihak Palestina sebagai ibukota untuk masa depan dari negara tersebut.

Be Sociable, Share!