Kabar Internasional – Tentara Turun ke Jalan saat Partai Penguasa Tuduh Kepala Militer Zimbabwe Lakukan Pengkhianatan

Partai berkuasa Zimbabwe menuduh kepala angkatan bersenjata berkhianat pada hari Selasa (14/11) saat tentara mengambil alih posisi di sekitar ibukota tersebut dalam sebuah eskalasi perselisihan. Hal ini ditengarai karena suksesi politik Presiden Zimbabwe Robert Mugabe yang kini berusia 93 tahun.

Hanya 24 jam setelah kepala militer Jenderal Constantino Chiwenga mengancam akan turun tangan untuk mengakhiri pembersihan di partai yang berkuasa, seorang reporter Reuters melihat enam pengangkut personel lapis baja di jalan-jalan utama di pinggiran ibukota. Tentara agresif yang mengarahkan lalu lintas mengatakan mobil-mobil diarahkan untuk terus bergerak melalui kegelapan. “Jangan mencoba sesuatu yang lucu. Pergilah saja, “kata seorang tentara di Harare Drive.

Kehadiran pasukan, termasuk pergerakan setidaknya enam personel personel lapis baja dari sebuah barak di barat laut Harare, memicu rumor kudeta terhadap Mugabe, meskipun tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pemimpin Zimbabwe dalam 37 tahun terakhir telah digulingkan. Item utama pada buletin berita malam penyiar pemerintah ZBC adalah sebuah demonstrasi anti-militer oleh sayap pemuda partai ZANU-PF Mugabe.

Negara Afrika Selatan telah di tepi sejak Senin (13/11) ketika Chiwenga, Panglima Pasukan Pertahanan Zimbabwe, mengatakan bahwa dia siap untuk “masuk” untuk mengakhiri pembersihan pendukung wakil presiden yang dipecat. Pernyataan yang belum pernah terjadi sebelumnya tersebut merupakan eskalasi perjuangan politik yang ramai mengenai siapa yang akan menggantikan Mugabe, yang telah berkuasa sejak negara tersebut memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1980.

Mugabe memecat Wakil Presiden Emerson Mnangagwa pekan lalu. Veteran perang pembebasan tahun 1970-an yang populer dengan militer dan telah dianggap sebagai pengganti Mugabe. Tentara melihat pemecatannya sebagai bagian dari pembersihan tokoh-tokoh era kemerdekaan untuk membuka jalan bagi Mugabe untuk menyerahkan kekuasaan kepada istrinya Grace Mugabe.

Seorang saksi Reuters melihat dua kendaraan lapis baja diparkir di samping jalan utama dari Harare ke Chinhoyi, sekitar 20 km dari kota. Satu, yang diarahkan ke arah ibu kota, telah lepas landas. Saksi mata mengatakan bahwa mereka melihat empat kendaraan lapis baja berpaling sebelum mencapai Harare dan menuju ke kompleks Presidential Guard di pinggiran kota di pinggiran Harare.

About The Author

Reply