Kabar Internasional – Turki Berhasil Serang Markas Dan Sarang ISIS

Adanya gempuran serangan ke markas dari militan Islam radikal atau di namakan dengan Negara Islam alias Islamic State (ISIS) yang sudah di lakukan oleh militer negara tetangga yaitu Turki untuk beberapa waktu lalu.

Berada di hari kemarin, Sabtu (25/7/15) ada serangan untuk gelombang ketiga yang sudah di lakukan oleh militer Turki yang sudah mendarat berada di wilayah utara Iraq. Bukan hanya menggunakan serangan udara saja, untuk saat ini Turki yang juga melancarkan dari serangan darat.

“Kami sudah menggerakan serangkaian serangan gelombang ketiga berada di Iraq dan Suriah. Di lakukan dengan operasi serangan darat dan udara sedang berlangsung dengan bersamaan,” terang dari Perrdana Menteri Turki, Ahmet Davutoglu yang disebutkan kepada media dalam jumpa pers berada di kota Ankara.

Dirinya yang sudah menegaskan bahwa tekad berasal dari pemerintah memang sudah bulat untuk bisa menumpaskan segala bentuk kekejian dari ISIS. Karena sudah sering untuk menebarkan aksi teror berada di negara Turki tersebut.

“Saat ini tidak ada yang meragukan adanya tekad kami saat ini. Kami yang tidak akan bisa membuarkan Turki bisa di jadikan negara tanpa aturan,” terang dari PM tadi dimana dirinya adalah politikus yang sudah berusia 56 tahun.

Selain dari militer Turki menyasar ke sarang ISIS berada di Irak dan juga Suriah, beberapa jet-jet tempur Turki yang sudah menargetkan berada di Markas militan Kurdi, dan juga dari Partai Pekerja Kurdi, berada di Iraq. Bersamaan dengan itu semua, pasukan darat bisa melancarkan serangan berada di lokasi yang sama.

Sebelum melakukan penggempuran berada di wilayah Kurdi, Davutoglu yang memang sudah berkomunikasi dengan pemimpin tertinggi berada di wilayah dengan otonomi khusus di iraq itu. Kemarin pagi dari kepala pemerintah Turki tersebut telah mengontak kepada Massud Barzani yang sering disebut menjadi presiden berada di wilayah Kurdi. Dirinya yang sudah mengkonfirmasi target serangan dan juga menjelaskan adanya operasi udara dan darat kepada PKK itu.

About The Author