Kabar Internasional – Unik, Italia Larang Buang Sisa Makanan

 

Pemerintah yang ada di Italia telah mendukung penuh atas berlakunya UU atau Undang-undang dalam menanggulangi pembengkakkan jumlah sisa makanan yang sudah tidak dipakai alias terbuang di Negara itu. RUU ini sudah di syahkan untuk menjadi UU oleh senator sebanyak 181.

UU baru itu telah mewajibkan kepada semua keluarga harus mambawa kantung setiap mereka peergi makan saat diluar rumah. Kantung makanan itu mereka gunakan untuk membawa pulang makanan mereka yang tidak habis dimakan.

UU tersebut juga telah memberikan sebuah peluang bagi para petaani dan juga toko serba ada jika memang menginginkan menyumbangkan makanan mereka untuk amal.

Tujuan utama dari UU ini adalah guna memangkas 5 juta ton  makanan yang sudah tidak dipakai di setiap tahunnya menjadi ada sekitar 1 juta ton. UU tersebut juga hanya mendapatkan tentangan 2 senator saja dan seorang anggota yang abstain di dalam voting yang sudah digelas tanggal 2 Agustus kemarin.

Pemerintahan Italia juga mengungkapkan limbah makanan  telah menelan anggaran bisnis  juga rumah tangga sampai mencapai 12 miliar Euro, atau setara dengan 175 triliun rupiah setiap persennya. Jumlah itu setara dengan satu % PDB atau Produk domestic Bruto Italia.

Dan semenjak Negara Italia memiliki utang public sebesar 135% dan juga tingkat pengangguran yang diperkirakan sampai 20 % dengan banyaknya orang miskin yang ada di Australia, limbah makanan itu dianggap sebagai hal yang sangat tidak benar.

Dikarenakan sebuah kondisi yang sangat memprihatinkan, dari pengadilan Tinggi di Italia juga mengatakan sebuah tindakan dengan mencuri sedikit makanan dikarenakan rasa lapar bukan hal kejahatan. Ketetapan itu telah dijatuhkan semenjak 3 bulan silam.

UU terbaru ini memang digunakan untuj mempermudah mereka yang akan menyumbangkan makanannya sehingga akan memungkinkan perusahaan membuat sebuah dokumentasi dalam bentuk sumbangan yang sederhana di setiap bulannya.

Badan PBB juga menangani persoalan makanan dan pertanian atau FAO telah menyatakan ada sebanyak 40 % makanan yang merupakan limbah ada diseuruh Eropa. “Makanan yang sudah terbuang di Eropa ini dapat memberikan makanan kepada 200 juta orang,” jelas FAO.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author