Kabar Internasional – Wabah Kolera Semakin Mengganas di Perang Yaman

Kolera merupakan infeksi bakteri di usus halus yang mampu menyebabkan diare yang parah serta dehidrasi. Hal tersebut mampu mengakibatkan kematian apabila tak segera diobati. Penyakit yang satu ini, pada saat ini memang tengah menghantui Yaman. Yaman sendiri pada saat ini masih merana sebab perang yang tak kunjung ada ujungnya.

Mengingat akan kondisi yang bisa memprihatinkan tersebut, Medecins Sans Frontieres atau Organisasi Dokter Tanpa Batas telah mengungkapkan bahwa bantuan kemanusiaan menuju Yaman masih perlu untuk ditingkatkan dalam waktu cepat ini. Organisasi tersebut telah mengatakan apabila kolera sudah menjadi wabah. Pada waktu dua minggu terakhir ini, 34 jiwa dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia juga telah menambahkan apabila pada kurun waktu itu, sedikitnya sudah ada 2.022 warga Yaman yang sait Karena terserang kolera. Masih menurut WHO, sebagaimana yang telah dikutip dari ABCNews, para koban kolera serta diare akut itu telah didapati pada Sembilan wilayah yang ada di Yaman. dimana ibukota Sanaa juga termasuk diantara.

MSF sehari sebelumnya telah menyatkan bahwa sedikitnya sudah ada 570 kasus kolera yang telah dideteksi dalam kurun waktu 3 pekan terakhir dari seluruh penjuru negeri. Tetapi, dalam satu pecan terakhir ini, kasus telah mengalami peningkatan pada lima provinsi. MSF cukup cepas akan potensi munculnya ancaman wabah.

“Kami begitu khawatir apabila penyakit ini akan terus menyebar hingga tidak terkontrol,” ujar Shinjiro Murata selaku kepala Misi MSF Yaman pada pernyataannya.

MSF pun menambahkan apabila kekhawatiran akan wabah kolera di negara tersebut,bisa tidak terkendali. Hal itu mungkin saja terjadi, sebab Yaman pada saat ini tengah dilanda perang.

“Selama dua tahun perang, sistem untuk pelayanan kesehatan banyak yang runtuh, rumah sakit hancur hingga gaji yang tak kunjung dibayarkan,” kata Ghassan Abou Chaar selaku juru bicara MSF.

Ini merupakan untuk kali kedua kematian dari warga yang terserang kolera dalam kurun waktu satu tahun terakhir di Yaman. Ada lebih dari delapan juta orang yang kekurangan kases air minum serta sanitasi.

About The Author