Kabar Internasional – Wanita Pertama Pengemudi Bajaj di Mumbai

 

Chaya Mohite secara perlahan telah menyalakan kendaraannya sembari berhati – hati menengok kanak dan kiri, sebelum dirinya meluncur pada jalanan Mumbai yang padat. Mohite merupakan satu dari puluhan wanita yang mengemudikan bajaj di Mumbai. Dirinya merupakan wanita pertama yang telah mengikuti program pemberdayaan wanita yang dilakukan oleh pemerintah India.

Pada usia yang sudah menginjak 45 tahun, Mohite tak keberatan untuk berjibaku dengan ramainya kondisi jalan di Mumbai. Hal tersebut dilakukannya guna menambah pundi – pundi keuangan suapaya dapurnya bisa terus mengebul.

“Pekerjaan ini memang lebih baik dibandingkan hanya membersihkan rumah. Saya mendapatkan lebih banyak uang serta bisa menabung,” ungkap Mohite pada AFP.

Mohite sebelumnya memang belum pernah mengemudikan kendaraan, seumur hidupnya. Untuk bisa mendapatkan pekerjaan tersebut, dalam dua bulan terakhir ini, dirinya terus belajar dengan keras pada pusat pelatihan mengemudi yang terdapat di pinggiran Mumbai.

“Memang sebelumnya saya belum bisa, bahkan naik sepeda pun saya tidak bisa. Namun saat ini sya mampu menyetir bajaj. Saya pun bisa mandiri dan hal ini telah membuat saya merasa senang,” tambah Mohite yang berharap mampu mendapatkan sekitar seribu rupe setiap harinya atau setara dengan Rp 200 ribu.

Sudhir Dhoipode selaku pelatih Mohite telah menyebutkan apabila pusat latihannya sudah mengajarkan kepada lebih dari empat puluh wanita untuk bisa mengemudikan bajaj. Tidak hanya itu saja, ada pula 500 perempuan yang lainnya juga telah tertarik untuk bisa belajar. Meski pun demikian, supir bajaj wanita di India masih dianggap sebagai hal yang tabu pada masyarakat.

“Saat ini memang ada banyak wanita yang ingin untuk belajar mengemudikan bajaj,” kata Dhoipode.

Ketika sudah turun di jalan, para supir bajaj wanita ini tak beroperasi seperti pengemudi bajaj secara umum, pengemudi bajaj wanita telah diberikan seragam berwarna putih, sehingga akan tampil dengan lebih rapi.

Bajaj yang dikemudikan oleh supir wanita pun memiliki warna yang berbeda. Hal itu bertujuan untuk bisa memberikan tanda yang jelas untuk calon penumpang wanita. Warna yang berbeda tersebut juga untuk memastikan bahwasannya bajaj tersebut tak dikemudikan oleh supir pria.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, , , , ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author