Kabar Internasionall – Trump Mampu Mengungguli Hillary pada Polling Setelah Debat Terakhir Mereka

 

Donald Trump yang merupakan calon presiden Amerika Serikat yang berasal dari Partai Republik, telah berhasil unggul dari rivalnya, Hillary Clinton. Trump berhasil mengungguli calon dari Partai Demokrat itu pada polling terbaru setelah debat ketiga mereka yang merupakan debat terakhir.

Berdasarkan survey dari Rasmussen yang telah dirilis pada hari Jum’at 21/10/2016, sebagaimana yang telah dilansir dari Press TV pada Sabtu22/10/2016, Trump mampu mengalahkan Hillary setelah mampu meraiah 43 % suara. Sedangkan pesaingnya, Hillary hanya mampu mengumpulkan 41 % suara.

Menyusul dari kedua capres itu, kandidat dari Libertarian, Gary Johnson mampu meraih 5 % sudara sedangkan Jill Stein dari Partai Hijau meraih 3 % suara.

Hasil dari survey tersebut adalah perkembangan yang signifikan atas kampanye yang telah dilakukan oleh Trump dimana mereka tengah berjuang untuk terus bisa mengejar peningkatan dukungan yang dimiliki oleh Hillary menjelang pemilihan yang akan dilangsungkan pada bulan November yang akan datang.

Hal ini adalah untuk yang pertama kalinya semenjak debat capres yang pada sesi kedua dimana Trump berhasil mengalahkan Hillary pada polling yang telah dilakukan. Polling dari Rasmussen ini telah dirilis 2 hari setelah dilangsungkannya debat terakhir yang berjalan dengan sengit yang bertempat di Las Vegas pada hari Rabu 12/10/2016.

Pada polling terbaru itu, juga telah terlihat bahwa ada 88 % pemilih yang sudah menentukan pilihan untuk Pemilu yang akan dilangsungkan pada November yang akan datang. Donald Trump juga telah menjadi pilihan yang paling populer dari kalangan para pemilih yang masih belum yakin, yaitu sebesar 38 % dukungan. Sedangkan Hillary mampu mendapatkan 25 % dukungan.

Atas hasil polling tersebut juga telah menunjukkan bahwa hampir 78 % Republikan serta 15 % Demokrat sudah menyatakan bahwa mereka memberikan dukungannya kepada Trump. Sementara itu, Hillary telah mendapatkan dukungan dari 77 % Demokrat serta 11 % Republikan.

Meski pun demikian, hasil polling ini belum bisa untuk dijadikan patokan siapa yang akan memenangkan Pemilu nanti. Kesempatan dari Donald Trump serta Hillary Clinton masih sama – sama hingga pengumumam hasil Pemilu nanti akan diumumkan oleh pihak pelaksana Pemilu Amerika Serikat nanti.

Be Sociable, Share!