Kabar International – Model dari Rusia Telanjang Dada Guna Kampanye Keselamatan dalam Berkendara

 

Kampanye tentang keselamatan di dalam berkendara yang ada di rusia telah dilakukan dengan cara yang super unik. Ada perempuan cantik yang menggunakan bikini membawa tanda dari rambu lalu lintas di marka jalan guna mengingatkan kepada para pengendara agar tidak mengebut. Mereka telah memegang tanda kecepatan pada kendara yang telah diperbolehkan sesuai dengan ada ditulisan 60 km per jam dan juga 40 km per jam.

Bukan dari itu saja, mereka pun juga telanjang dada guna memaksa para pengemudi agar bisa mengurangi kecepatannya. Seperti yang ada di dalam koran the daily mail pada hari Selasa, 06/09/2016 kampanye yang dpaat mengguncang nafsu dari kaum lelaki itu disaat berada di pinggir jalan yang terletak pada lokasi-lokasi yang memang sering terjadi kecelakaan, contohnya saja di kawasan pedesaan Severny atau di daerah Nizhny Novgorod.

Dan saah satu perempuan itu telah ikut di dalam sebuah kampanye. Avtodrizhenia telah mengatakan kepada para pengemudi para laki-lakik yang sudah sering negbut untuk mengurangi kecepatannya setelah mereka melihat pemandangan dada tanpa balutan kain berada di pinggir jalan.

“Para sopir masih saja ngebut jika melewati desa walaupun sudah ada tanda dari kecepatan yang sudah diperolehkan. Makanya kami akan melakukan hal tersebut,” jelas dari seorang model dari kampanye itu.

Kampanye yang dilakukan seperti ini memang sudah dimulai dari tahun 2013 silam memang bukanlah tanpa adanya kritikan dari berbagai pihak sama sekali. Saban tahun tak kurang dari 30 ribu jiwa nyawa telah melayang karena akibat dari kecelakaan di dalam kendaraan.

Namun, sejauh ini tak ada laporan akan trejadi kecelakaan karena akibat dari kampanye unik tersebut. dari para pejalan kaki yang berusia tua telah mengatakan cukup bersyukur dengan adanya kampanye itu. Bukan karena adanya pemandangan yang menggoda itu saja, namun juga dari para pengendara menjadi mengurangi kecepatan & itu membuat mereka akan menjadi lebih mudah guna menyeberangi jalan.

“Sopir-sopir tersebut tidak memberikan kesempatan menyerang. Mereka malah ngebut. Ada yang meneriaki kami, Kenapa menyeberang disini? Bagaiama itu bisa terjadi sungguh tidak bisa dipercaya bukan,” tambah pejalan kaki itu.

Be Sociable, Share!

 
8  

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author