Kabar Keluarga – Menstimulasi Putting Agar Cepat dalam Persalinan

 

Disaat menunggu si kecil yang tak kunjung lahir, pastinya dapat memicu rasa khawatir. Dengan menstimulasi puting adalah salah satu cara yang dapat kamu lakukan agar bisa memprcepat persalinan. Walaupun demikian, tak semua kehamilan bisa mempraktekkan stimulasi puting ini.

Stimulasi puting payudara ini guna mempercepat persalinan memang hanya dapat dilakukan pada usia kehamilan yang sheat dan juga bayi yang memang sudah siap lahir. Seorang ibu yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi, diabetes disaat hamil dan juga preeclampsia aka nada baiknya menghindari metod ini.

Memicu adanya hormone Oksitosin

Dengan stimulasi puting bisa membuat tubuh menjadi sperti breaksi kepada isapan bayi di puting ibu. Stimulasi puting ini bisa membuat tubuh mnjadi engeluarkan sebuah hormone oksitosin sbagai suatu zat pemicu kontraksi di rahim walaupun demikian, dngan menstimulasi puting yang dengan cara ringan dan juga ssekali, tak akan bisa memicu adanya persalinan.

Di dalam sebuah penelitian telah menunjukkan bahwasannya ada sebagian wanita bisa melahirkan setlah melakukan stimuasi puting, walaupun belum dapat memastikan hasil itu telah berlaku di seluruh wanita hamil. Di dalam sebuah studi lainnya lalu membandingkan adanya stimulasi puting dengan adanya stimulasi lainnya agar bsia mempercepat persalinan.

Inilah cara untuk melakukan stimulasi puting agar cepat dalam persalinan, seperti yang sudah dilansir dalam alodokter.com pada hari Jumat, 07/04/2017 adalah sebagai berikut :

  • Untuk bisa melakukan stiulasi puting, maka kamu dapat memanfaatkan dengan menggunakan pompa ASI yang seperti isapan mulut bayi. Sebagai salah satu alternative yang lain, maka kamu bisa mencoba dengan memanfaatkan jari ataupun dari mulut pasangan kamu.
  • Selain melakukannya kepada pputing secara langsung, area gelap ataupun areola yang ada di sekitar puting pun dapat dimanfaatkan. Maka gunakanlah telapak tangan ataupun jari untuk bisa memijat areola. Dari pijatan bisa dilakukan secara langsung di kulit ataupun dilapisi kain yang tipis.
  • Letakkan telapak tangan yang ada di sekitar aerola & lakukan gerakan seperti memutar dengan pelan dan lembut. Stimulasi puting ini dilakukan 3 kali sehari yaitu dengan total waktu 60 menit. Disetiap sesi stimulasi pada tiap payudara kurang lebih 15 menit. Maka lakukanlah dengan cara bergantian diantara payudara kiri dan juga kanan.
  • Jika disata stimulasi lalu ada kontraksi, maka segera hentikan. Tidak usah diteruskan untuk stimulasi jika memang kontraksi itu sudah terjadi kurang lebih dalam 1 menit.
Be Sociable, Share!