Kabar Keluarga –Rahasinya Menjadi Single Parent Penuh Bahagia

 

Membesarkan anak dengan pasangan memang terbukti  bukan sebuah hal yang begitu mudah untuk bisa dijalani, palagi jika kamu adalah seorang yang single parent. Ada banyak hal yang memang perlu kamu pertimbangkan bagi setiap pelaku single parent di dalam mengambil suatu keputusan.

Pada dasarnya memang tak ada seorang pun seseorang menikah lalau memiliki rencana untuk menjalani kehidupan yaitu single parent. Untuk itu disaat mengadapi suatu keharusan untuk menjadi single parent tak sedikit orang memang belum siap dengan banyak konsekuensi yang memang harus ditanggung.

Kamu akan bertanggung jawab kepada semua kebutuhan anak, dan pastinya juga kelelahan secara emosi ataupun juga konsistensi dalam mendisiplinkan anak, adanya rasa khawatir bahwasannya dia dapat enjadi tak berkembang sesuai dengan harapan.

Telah diperlukan pemahaman dan juga kedewasaan dari diri sendiri & juga seluruh anggota keluarga khususnya anak agar sanggup menerima kenyataan & juga menjalani hidup dengan tetap bergembira. Nah ada beberapa poin mengurus anak walau single parent di bawah ini yang bisa membantu kamu :

Bicara tentang perpisahan dengan anak

Anak tak perlu mengetahui perasaan negatif tentang pasangan kamu dulu. Karena akan muncul kebingungan anak alasan mengapa kamu berpisah dengan pasangan kamu. Selain hal itu hindari juga berkomentar secaranegatif tentang psangan kamu yang dulu. Karena akan berdampak negatif dalam tahap psikisnya di masa depannya nanti.

Akan lebih penting coba kamu dengarkan seperti apakah pendapat anak jika mereka ingin mengutarakan perasaannya yang berkaitan dengan perpisahan kamu dan pasangan. Namun, tetap berikan pengertian kepada mereka bahwa kamu dan pasangan tetap akan menyanyanginya dan perpisahan itu bukan karena dia.

Menanggung masalah biaya sendirian

Agar kamu masih bisa bekerja untuk bsia mencukupi kebutuhan anak maka akan lebih baik jika anak dirawat di keluarga dekat, atau kerabat ataupun juga bisa memanfaatkan jasa pengasuh. Jangan merasa bersalah jika memang kamu harus meninggakan anak sementara waktu karena semua itu juga demi anak sebagai salah satu konsekuensi pemenuhan kebutuhan anak.

Berbagai tanggungjawab dalam hal pengasuhan

Memang berbagai pengasuhan dengan mantan pasangan itu tak mudah. Namun,jika itu memungkinkan maka itu taka pa-apak, tapijika latar belakang suami pernah melakukan hal yang tidak menyenangkan memang perlu kamu pikirkan, namun tetaplah tenang.

Walaupun demikian, anak memang membutuhkan seorang sebagai role model. Maka dari itu tunjukkan pencapaian yang positif dari orang yang ada I sekitar kamu misalnya dari keluarga, media dan bahkan dari para komunitas.

Be Sociable, Share!