Kabar Keluarga – Suka Gendong Bayi Bikin Manja, Fakta atau Mitos?

Para orang tua pastinya taka sing dengan anggapan bahwasannya sering menggendong bayi bisa menjadikan bayi menjadi manja. Di Indonesia dari istilah itu memang sering digunakan para masyarakat ataupun bau tangan.

Bagi para ahli tentang perkembangan anak telah mengasumsikan hal itu tidaklah benar dan hanyalah mitos belaka. Bagi orang tua boleh menggendong ataupun juga memeluk sang bayi sesering mungkin. Karena bayi akan membutuhkan perhatian  yaitu dari sentuhan langsung, seperti kebutuhan dasar bayi yang lainnya untuk bisa berkembang secara baik.

Memberikan rasa yang nyaman

Otak bayi tak sama dengan otak orang dewasa ataupun juga anak-anak yang memang sudah besar jadi akan mustahil untuk bisa memanjakannya. Bayi yang baru lahir memang akan sering menangis. Hal tersebut merupakan sebuah cara bayi dalam member tahu bahwasannya dia merasa lapar, lelah, kesepian, ataupun tak nyaman  dan lain sebagainya.

Bayi memang membutuhkan pelukan dari orang tuanya untuk bsia menenangkannya. Dari penelitian telah menunjukkan, bahwa bayi yang dekat secara fisik dengan orang tuanya ataupun juga pengasuh, maka akan mempunyai perkembangan otak,  suhu badannya dan juga adanya peningkatan berat badan yang baik.

Melakukan komunikasi dengan menggendong bayi adalah salah satu dasar untuk bisa mengembangkan kemampuan bayi di dalam berbahasa. Dengan menggendong bayi pun dapat menguatkan hubungan diantara bayi dan juga orang tua, selain hal itu dengan turut mendukung interaksi bagi keduanya. Nneda dengan situasi ikatan batin dengan bundanya atau ibunya yang telah mengandung dan juga berhubungan lebih awal dengan di bayi, maka seorang ayah sangat disarankan memperbanyak waktunya untuk menggendong bayi agar bisa menjalin hubungan yang baik dan lebih dekat lagi.

Seorang ahli juga telah mengatakan bahwa sebetulnya penanganan sama dibutuhkan bagi semua bayi. Bayi memang membutuhkan kehangatan pelukan dari orang tuanya untuk dapat merasakan aman dan juga nyaman. Dari beberapa penelitian bayi yang telah dibutuhkan akan cepat terpenuhi dan akan menjadi dirinya lebih percaya diri & tak cengeng disaat sudah lebih besar lagi.

Setelah Usia 6 Bulan Perlu dibatasi

Bayi memang akan menangis jika menginginkan sesuatu namun mereka masih belum bisa memahami konsem memanipulasi. Setelah 6 bulan, bayi akan mulai dapat memahami lingkungan sekitarnya. Di bagian otak yang telah mengatur kebiasaan yang baru mulai tersambung di masa usia itu. disata itulah orang tua dapat mulai membatasinya.

Di usia ini bayi mulai dapat membaca ekspresi dan juga mempelajari suatu tindakan yang beda. Jadi oarnag tua haruslah bertindak tenang dan juga membiarakan bayi untuk bisa bereksplorasi di masa ini. selain hal itu bayi akan lebih mampu mengembangkan kemampuannya itu sendiri.

About The Author