Kabar Kesehatan – 5 Cara Meningkatkan Kesehatan Otak

Manusia memiliki plastisitas otak, atau neuroplastisitas, yang merupakan kemampuan otak untuk berubah menjadi lebih baik atau lebih buruk pada usia berapapun. Fleksibilitas otak ini memainkan peran penting dalam perkembangan atau penurunan otak kita, dan bagaimana kepribadian kita yang berbeda terbentuk. Sambungan saraf bisa dipalsukan atau terputus, dan materi abu-abu bisa menebal atau mengecil. Perubahan ini mencerminkan transformasi dalam kemampuan kita. Berikut merupakan beberapa langkah untuk mencapai kesehatan otak yang optimal.

  1. Aktif secara fisik

Dari masa kanak-kanak hingga dewasa sampai usia tua, aktivitas fisik telah berkali-kali diperlihatkan untuk bermanfaat bagi kesehatan otak. Aktivitas fisik mempengaruhi struktur otak anak-anak sejak usia dini, yang, pada gilirannya, mempengaruhi kinerja akademis mereka.

Olahraga telah ditunjukkan untuk meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir di kalangan orang dewasa yang lebih tua dengan gangguan kognitif ringan. Para ilmuwan telah mengindikasikan bahwa aktivitas fisik yang singkat sekalipun mungkin memiliki efek positif pada otak. Penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat faktor neurotropika yang diturunkan dari otak lebih besar pada individu yang mengalami peningkatan kebugaran yang lebih besar dari latihan interval.

  1. Makan makanan Mediterania yang merangsang otak

Mediterania adalah rumah bagi matahari, laut, dan makanan yang diketahui memiliki sifat meningkatkan otak. Diet Mediterania kaya sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak zaitun. Ini termasuk jumlah susu, ikan, dan anggur dalam jumlah sedang, sementara daging merah, unggas, dan makanan olahan terbatas.

Penelitian menemukan bahwa orang yang mengikuti diet Mediterania mungkin memiliki perlindungan otak jangka panjang. Peserta studi yang mengkonsumsi diet Mediterania mempertahankan lebih banyak volume otak selama 3 tahun daripada mereka yang tidak mengikuti diet. Makan diet Mediterania juga telah ditunjukkan untuk memperlambat laju penurunan kognitif dan dikaitkan dengan peningkatan fungsi otak pada orang dewasa yang lebih tua.

  1. Perbanyak kemampuan kognitif dengan latihan

Pelatihan otak memiliki hasil yang beragam dalam penelitian. Sementara beberapa penelitian menunjukkan bahwa pelatihan otak meningkatkan kemampuan memori dan kognitif, penelitian lain melaporkan bahwa hanya ada sedikit bukti untuk mendukung klaim bahwa program pelatihan otak memperbaiki kinerja kognitif setiap hari.

  1. Pelajari bahasa baru

Periset di Sekolah Tinggi Ekonomi di Moskow, Rusia, serta University of Helsinki di Finlandia melaporkan bahwa mempelajari bahasa asing meningkatkan elastisitas otak dan kemampuannya untuk memberi kode informasi. Mereka menjelaskan bahwa semakin banyak bahasa yang dipelajari seseorang, semakin cepat jaringan saraf mereka bereaksi terhadap proses akumulasi data.

Penelitian lain, yang dipimpin oleh University of Edinburgh di Inggris, mengungkapkan bahwa berbicara dua bahasa atau lebih mungkin memperlambat penurunan kognitif yang terkait dengan penuaan, bahkan jika bahasa lainnya dipelajari selama masa dewasa.

  1. Belajar alat musik

Para ilmuwan menemukan bahwa memutar suara pada instrumen mengubah gelombang otak sedemikian rupa sehingga dengan cepat meningkatkan kemampuan mendengar. Aktivitas otak yang berubah menggambarkan bahwa otak dapat menggabungkan diri dan memberi kompensasi pada penyakit atau luka yang mungkin menghalangi kemampuan seseorang untuk melakukan tugas.

Menambahkan hanya sedikit dari kegiatan ini ke jadwal mingguan akan meningkatkan pikiran dan memberi dorongan pada otak. Jika Anda hanya punya waktu untuk menyesuaikan satu tugas memperkaya otak ke dalam minggu Anda, sebaiknya Anda keluar untuk berjalan-jalan dengan cepat. Aktivitas fisik tidak memiliki akhir manfaat bagi tubuh dan pikiran.

About The Author

Reply