Kabar Kesehatan – Asupan kalori Per Hari Vs Si Pemanis Gula

 

Di dalam sebuah studi terbaru yang telah menunjukkan konsumsi gula ataupun pemanis rendah dan juga bahan bebas kalori yang bisa mempengaruhi asupan kalori dan juga gula darah di dalam sehari-hari.

Di dalam sebuah penelitian yang sudah dilakukan dari pihak The Agency for Science, dari Technologi and Research Singapura, seperti yang sudah dilansir dalam Live Science pada hari Sabtu, 17/12/2016 telah melibatkan 30 pria sehat yang berusia 21 tahun sampai 50 tahun terbagi di dalam beberapa kelompok pengujian.

Para responden juga telah dimintai tolong untuk mengonsumsi jenis sarapan yang sama,  dilanjutkan dengan minum yang banyak mengandung satu dari 4 jenis pemanis. Pemanis itu adalah dari gula biasa ,  atau sukrosa, pemanis buatan atau aspartam, dari pemanis alami yang bebeas kalori yaitu dari daun stevia.

Kemudian dari berbagai responden makan siang – kenyang. Dan setelah itu, mereka pun pulang ke rumah dan kemudian menggunakan jurnal harian untuk bisa mencatat jumlah makanan dan juga kalori yang telah di konsumsi selama kurang lebih 1 hari.

Di dalam hasil peneitian tersebut telah diterbitkan di International Journal of Obesity tanggal 13 Desember silam telah ditemukan fakta dari seluruh responden yang rata-rata mengonsumsi jumlah kalori sama per harinya yaitu 2.300 kalori, dan terlepas dari jenis pemanis yang sudah mereka konsumsi.

Disaat seseorang telah mengonsumsi pemanis randah ataupun tanpa kalori disata sarapan, maka para peneliti telah menduga mereka akan cenderung makan lebih disaat makan siang ataupun makan di waktu lain hari.

“Energi yang telah tersimpan dari mengganti gulanya dnegan pemanis non-nutritif yang sepenuhnya telah dikompensasi di waktu makan selanjutnya di dalam haru itu,” kata Siew Ling Tey saah satu peneliti tersebut.

Dan sebagai tambahan, walaupun partisipan telah mengalami lonjakan kadar gula darah sesaat setelah menggunakan gula yang biasa disaat sarapan, kejadian lonjakan gula darahnya akan lebih besar setelah dilakukan makan siang dan mereka minum dengan menggunakan pemanis bebas kaori.

Itu menunjukkan bahwa rata-rata dari gula darah  secara umu memang hampir sama untuk seluruh kelompok di dalam periode 3 jam sebelum dan juga sesudah maan siang. Tapi, para peneliti telah memberikan catatan bahwasannya di dalam studi itu tergolong penelitian kecil itu dan juga pemanis yang telah diuji hanya di dalam 1 hari. Peneliti telah beranggapan butuh penelitian di dalam jangak waktu yang lebih panjang panjang lagi untuk bisa melihat dampak dari bobot tubuh dan juga kadar gula darah yang berdasarkan konsumsi tipe gula ataupun pemanis.

Be Sociable, Share!

 
 

Tags

, ,

Related Posts

  • No Related Posts

About the author