Kabar kesehatan – Awas Reaksi Alergi Antibiotik Bisa Membunuhmu!

Orang yang mengalami alergi antibiotik bisa dialami dengan perbandingan 1:15, khususnya pada obat antibiotik jenis penisilin dan juga sefalosporin.  Walaupun pada umumnya reaksi alergi ini tak membahayakan, tapi ada di beberapa kasus tertentu alergi antibiotik ini dapat menyebabkan kematian.

Sebenarnya apakah antibiotik itu? Antibiotik adalah obat yang digunakan sebagai pembunuh bakteri penyebab infeksi. Jika seseorang terkena infeksi pada tenggorokan, telinga, saluran kemih, dan infeksi sinus dikarenakan ada bakteri maka penderita mengkonsumsi  obat antibiotik ini guna infeksi yang sedang dideritanya bisa segera sembuh.  Nah, antibiotik ini memang terdiri dari berbagai jenis dengan cara kerja dan sasarannya yang beda. Tapi, pastikan sebelum mengkonsumsinya kamubtak punya riwayat alergi antibiotik dari jenis itu ya.

Gejala Alergi Antibiotik

Reaksi dari alergi antibiotik ini biasanya muncul pasca pasien mengkonsumsi obat antibiotik dari jenis tertentu. Sama dengan alergi pada obat lainnya, reaksi dari alergi obat antibiotik inipun bisa muncul dengan banyak macam gejalanya.

Gejala yang ringan jika reaksi dari alergi antibiotik ini hanya terbatas kulit berubah warna menjadi merah, kering, gatal dan bengkak. Namun, pasien yang mengalami gejala serius, kulit mereka dapat melepuh dan mengelupas dengan sendirinya. Selain hal itu pasien bisa mengalami gangguan penglihatan dan juga pembengkakan pada dibagian tubuh tertentu misalnya kelopak mata dan juga bibir dengan disertai rasa gatal.

Pada pasien yang mengalami alergi antibiotik tergolong berat bisa menyebabkan adanya reaksi anafilaksis. Mereka bisa sesak nafas, adanya peningkatan detak jantung, kesemutan sampai bisa jatuh pingsan. Walaupun sangat jarang namun mereka yang terkena anafilaksis ini dapat kehilangan nyawanya.

Cara Atasi Alergi Antibiotik

Jika penderita sudah terbukti terkena alergi Antibiotik maka dokter akan memberhentikan obat yang digunakan dengan menggantikan dengan jenis antibiotik lainnya yang tak memicu adanya reaksi alergi.

Nah, inilah beberapa obat  yang sering diberikan dokter dalam menangani reaksi alergi, sepeeri yang saudah dilansir dalam alodokter.com pada hari Selasa, 24/10/2017 adalah sebagai berikut :

  1. Antihistamin
  2. Kortikosteroid
  3. Ephinephrine

Selalu perhatikan reaksi alergi yang terjadi kepada kamu. Infokan riwayat alergi kepada pihak dokter, setiap kamu akan dikasih resep obat antibiotik demi menghindari reaksi antibiotik yang terulang.  Jika timbul lebih parah, maka seheralah ke dokter untuk berkonsultasi kepada dokter ataupun pihak di ruangan Unit Gawat Darurat yang terdapat pada fasilitas kesehatan terdekat

Tags:

About The Author