Kabar Kesehatan – Bahaya Polusi Cahaya Untuk Kesehatan

Polusi  udara ternyata tidak hanya berasal dari asap kendaraan bermotor. Tetapi juga bisa berasal dari pemakaian lampu jalan pada malam hari. Kondisi itu sering disebut dengan polusi cahaya. Hal ini dilansir dari jurnal Science Advances.

Ketika malam hari menjadi sangat terang dapat memberikan dampak buruk untuk manusia, hewan, dan juga semua ekosistem. Dapat disimpulkan bahwa polusi cahaya sangat tidak baik untuk kesehatan manusia.

Sebuah studi ditahun 2016 juga membuktikan bahwa dengan adanya polusi cahaya mampu mempengaruhi pola tidur. Para peneliti juga buktikan bahwa mereka yang berdomisili di perkotaan, dengan lampu sangat terang diluar ruangan, kebanyakan akan sulit untuk tidur. Dampak positiv dari banyaknya lampu ketika malam hari salah satunya adalah mampu untuk mengurangi tingkat kecelakaan. Khususnya perkotaan banyak masyarakat bekerja hingga tengah malam, dengan lampu yang terang saat malam hari sangat membantu ketika dijalan.

Polusi cahaya juga dapat membuat seseorang mengalami kelelahan luar biasa, mengalami gangguan fungsi tubuh, serta mengalami mengantuk luar biasa. Harvard menjelaskan bahwa cahaya buatan ketika malam hari mampu menimbulkan risiko kanker payudara. Sorotan cahaya pada malam hari mampu mengakibatkan kurangnya hormon melatonin yang dapat mempengaruhi ritme sirkadian dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, cahaya buatan juga mampu mengakibatkan gangguan mood, obesitas, diabetes , dan kanker.

“Dalam masyarakat industri modern, cahaya buatan ada dimana-mana. Hasil temuan kami menunjukkan, paparan lama terhadap lampu luar ruangan selama malam hari, bisa meningkatkan faktor risiko baru untuk kanker payudara,” ujar Peter James, seorang peneliti.

Keadaan terus semakin meningkat setiap tahunnya. Christopher Kyba dari GFZ German Research Center for Geosciences dengan kawan-kawannya, memakai data dari Suomi Polar Orbiting Partnership atau Suomi NPP untuk mengetahui apa penyebab bumi menjadi lebih terang. Para peneliti juga mengatakan bahwa bumi menjadi semakin terang dalam waktu 4 tahun terakhir.

“Kami menggunakan radiometer satelit yang pernah dikalibrasi untuk menunjukkan cayaha di malam hari dari tahun 2012 hingga 2016. Area terbuka yang terang di bumi, meningkat sebesar 2,2 persen per tahun,” ujar peneliti.

About The Author

Reply