Kabar Kesehatan – Batasi Garam dalam Diet Dash

 

Diet DASH atau yang disebuh sebagai diet Dietary Approaches to Stop Hypertension sudah dikenal sebagai salah satu metode diet yang sangat menyehatkan. Manfaat dari diet DASH adalah agar bisa menurunkan adanya resiko hiperrtensi sampai penyakit jantung.

Tidak heran jika diet DASH ini dalam 7 tahun berturut-turt selalu menjadi pilihan diet terbaik versi US News and World report. Kemudain seperti apakah aturan dari makan di dalam diet DASH ini? seperti spesialis penurunan untuk berat badan dan juga pemerhati dari gaya hidup dari klinik Lighthouse yang ada di Jakarta yaitu Dr. Grace Judio Kahl telah menjelaskan salah stau cirri khas dari diet DASH ini aadalah dengan membatasi asupan garam. Di dalam sehari, asupan garam tidak boleh lebih dari 2300 mg ataupun setara dengan 1 sdt.

“garam yangterlalu tinggi pun tidak baik untuk bisa menjaga kesehatan jantung dan juga dari hipertensi, jelasnya seperti di dalam kompas.com pada hari Minggu, 08/01/2017.

Grace juga mengatakan diet itu juga telah menganjurkan kita agar tidak mengonsumsi keripik asin ataupun aneka kue yang telah dibuat dengan pengembang kur, sampai pada makanan junk food dikarenakan rata-rata makanan itu sangattinggi sodium.

“Rasa asin dari garam dapat digantidengan menggunakan kaldu ataupun dengan penyedap alami dari sebuah daun-daunan. Jika Indonesia mungkin dapat dengan menggunakan daun jeruk ataupun sereh,” jelas Grace.

Lalu, diet DASH ini juga telah direkomendasikan asupan yang tinggi dengan serat, daging, buah-buahan, sayur dan juga ikan serta kacang-kacangan sampai pada minyak yang sehat juga. Di negara Amerika Serikat, porsi dari diet DASH ini per harinya kurang lebih sekitar 1200 sampai 1600 kalori jadi membantu penurunkan berat badan.

Dari menu diet DASH ini sudah dihitung dari kandungan sodiumnya jadi sesuai dengan batasan yang telah dianjurkan. Grace telah mengatakan, untuk di negara Indonesia menu yang telah mirip dengan diet DASH contohnya, makan pagi dnegan menggunakan telur dadar, sayuran dan juga keju yang rendah lemak. Kemudian untuk makanan camilannya dengan menggunakan yogurt rendah lemak dan juga buah.

Sedangkan untuk menu makan siangnya dapat dengan mengonsumsi nasi merah dan ayam ataupun ikan dengan menggunakan sedikit minyak dan juga sayuran. “ jika karbohidrat pilihlah yang mempunyai indeks glimekemik yang rendah,” jelas Grace.

Be Sociable, Share!