Kabar Kesehatan – Bayi jangan Sering di Gendong, Bahaya!

 

Kebiasaan sehari-hari sering dilakukan orang tua dapat menyebabkan menghambat bagaimana pertumbuhan dan perkembangan pada bayi. Misalnya saja kebiasaan yang terlalu sering menimang atau menggendong bayi.

Bagi Dr. Spesialis kedokteran fisik & rehabilitasi medic yang bernama Eva Dana, dengan seringnya menggendong bayi dapat memperlambat perkembangan anak dalam berjalan ataupun dari segi motoriknya.

“Jangan sering digendong. Silahkan gendong seperlunya saja. Jika terus digendong maka dapat memperlambat perkembangannya,” jelas Dana seperti yang dilansir dalam Kompas.com pada hari Jumat, 25/11/2016.

Dana telah mengatakan bahwa bayi sangat perlu diletakkan di kasurnya agar dia bisa merasa leluasa bergerak dan juga belajar sendiri. Jadi sesekali orangtua dapat membantunya untuk memiringkan badan si kecil, agar tidak selalu dalam posisi yang terlentang.\jangan sampai lupa dengan memberikannya mainan yang dapat digenggamnya dan juga dilihat sang bayi. Mainan tersebut dapat diletakkan di sampingnya ataupun yang menggantung di atasnya.

“Jadi ada suatu yang begitu menarik baginya untuk bisa bergerak,” jelasnya.

Sesuatu hal yang paling menarik perhatiannya hal itu pun dapat mengatasi bayi agar tak rewel. Jika merasa terlalu sering digendong maka khawatirnya bayi akan menjadi sering rewel disetiap kali dia diletakkan. Dan akhirnya bayi dapat malas belajar untuk merangkak sampai berjalannya nanti.

Begitu juga dengan membedong bayi. Jangan sampai terlalu lamma untuk membedong bayi dan membiarkannya keluar dari kain bedongnya agar dapat bergerak dengan bebas jadi bisa merangsang motoriknya.

Bagi Dana, orang tua akan perlu memantau tabel perkembangan si anak. Orang tua juga harus waspada, jika di usia 3 sampai 4 bulan, bayi yang belum dapat tengkurap ataupun belumdpaat duduk pada usia 9 sampai 10 bulan.

“Usia 1 tahun  anak belum juga berdiri memang haruslah diwaspadai,” jelas dana. Jika memang mencurigai anak yang mengalami keterlambatan dalam berjalan, maka segera kunjugi dokter. Jika terdapat kelainan, dapat dilakukan untuk intervensi lebih dini.

Nah, pendidikan sejak dini memang akan sangat berpengaruh kepada perkembangan akan untuk ke depannya. So, menjadi orang tua yang mengetahui bagaimana perkembangan anaknya akan sangat mebantu dalam mengurus dan mengerti tumbuh kembang si anak.

Be Sociable, Share!