Kabar Kesehatan – Benarkah Gula Batu Tidak Menyehatkan?

Dengan menikmati kopi ataupun teh adalaha salah satu kebiasaan orang Indonesia yang memang sudah mendarah daging. Agar bisa menikmati, biasanya akan ditambahkan dengan pemanis di dalam minuman itu. untuk saat ini memang gula batu akan lebih sering digunakan dikarenakan dianggap lebih nikmat dan bahkan juga ada yang beranggapan menyehatkan dari pada menggunakan gula pasir.

Bukan hanya dari minuman agar bisa menemani disaat santai, tapi dengan pemakaian gula yang begitu sangat biasa daripada makanan. Lihat dari beberapa aneka jajan makanan ringan dan juga minuman tradisional  yang telah dijajakan di tempat pariwisata ataupun di jalanan. Hampir semuanya menggunakan gula untuk bisa membuat rasanya menjadi begitu nikmat.

Cari alternative selain gula pasir

Dengan menikmati minuman dan juga camilan manis maka memang begitu sangat menyenangkan. Tapi, jika itu dilakukan disetiap harinya dan juga dengan cara yang berlebihan, maka aka nada efeknya yaitu bsia memperburuk kesehatan. Dalam salah satu yang harus diperhatikan yaitu dengan melonjaknya berat badan dikarenakan asupan gula yang berlebihan.

Seiring membaiknya pemikiran masrayarakat bahwasannya dengan penggunaan gula pasir yang berlebih bisa memberikan efek yang tidak baik pada tubuh. Maka dicari alternative yang lainnya yaitu menggunakan pemanis. Salah stau yang memang dianggap sebagai sebuah solusi dan juga telah dianggap sebagian besar masyarakat lebih menyehatkan dan juga aman daripada gula batu.

Namun, faktor terpenting dari keamanan gula yaitu seberapa banyak dia dikonsumsi. Yaitu baik dari gula pasir, gula batu dan juga jenis gula yang lainnya jika dikonsumsi secara berlebih maka akan dapat berisiko menuntun seseorang menjadi kelebihan berat badannya atau dinamakan sebagai obesitas. Jadi bisa meningkatkan adanya diabetes tipe 2.

Benarkah gula batu itu menyehatkan?

  • Bahan dasar dari gula batu

Bahan yang dipakai dalam membentuk gula batu adalah larutan gula cair jenuh. Dari larutan itu  dikristalkan dan kemudian menghasilkan gula yang keras seperti batu. Maka pemanis ini dinamakan gula batu.

  • Kandungan nutrisinya

Karena asalnya dari subtansi yang sama, maka kandungan nutrisinya juga hampir sama dengan gula pasir, yaitu dari jenis gula sukrosa. Di dalam 100 gr gula pasir ada karbohidrat sebanyak 99,98 gr dan sementara di dalam 100 gr gula batu aada 99,70 gr. Jika melihat angkanya memangtak jauh beda. Jadi memang level sehat gula batu daripada gula pasir untuk penderita diabetes ini masih dipertanyakan.

Jadi jika melihat sehat tidaknya dari gula batu dan juga gula pasir, maka sebenarnya dari WHO menyarankan dari segi jumlah dikonsumsi gula tersebut. jadi agar bsia tetap menjaga kesehatan maka maksimal 50 gr atau setara dengan 4 sdm disetiap harinya.

About The Author