Kabar Kesehatan – Bercak Mirip Panu pada Kulit Bayi, Boleh Diolesi Bawang Putih?

 

Ketika muncul bercak yang berwarna putih menyerupai panu pada kulit bayi, banyak orang tua yang tentu saja khawatir atas munculnya bercak tersebut. Lantas, bolehkah bercak tersebut diobati secara alami, yaitu dengan mengolesi bawang putih?

Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh dokter I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK yang berasal dari D&l Skin Centre bahwasannya bercak putih pada kulit bayu, bisanya bukanlah panu. Hal itu karena pani pada kulit bayi memang jarang sekali dijumpai.

Apabila memang bercak tersebut panu, maka bisa diobati dengan cara alami, yakni mengolesinya dengan bawang putih?

“Kulit bayi memang masih sangat sensitive. Sehingga, sebaiknya janganlah sembarangan dalam mengoleskan sesuatu, begitu pula dengan bawang putih,” ungkap pria yang akrab disapa dengan dr Nyoman, sebagaimana yang telah dikutip dari health.detik.com.

Dr Darma pun juga telah menyarankan untuk bisa melihat terlebih dahulu area pada bercak putih yang terdapat pada kulit bayi. Apa sedikit sekali ataukah  justru meluas. Tidak hanya itu saja, juga perlu untuk diperhatikan dimanakah lokasinya. Panu memang lebih sering berada pada era yang lembab maupun yang tertutup pakaian.

Pada beberapa waktu yang lalu, dr Eddy Karta, SpKK selaku spesialis kulit dan kelamin pada EDMO Clinic Jakarta telah mengatakan bahwa bercak putih yang berada di wajah bayi maupun anak – anak memang kerap kali dikira sebagai panu. Bahkan, tidak sedikit yang telah memakaikan obat panu secara langsung. Dr Eddy pun menyarankan supaya tidak sembarangan dalam memberikan atau mengoleskan obat panu, terlebih lagi pada seorang bayi.

“Jadi, janganlah semua kalainan pada kulit bayi mau pun anak – diberikan obat panu. Alangkah lebih baiknya apabila diperiksakan terlebih dahulu pada dokter, untuk bisa mencari lebih detail terkait kesehatan dari kuli bayi tersebut,” pesan dari dr Eddy.

Memang bawang putih telah dikenal oleh masyarakat sebagai obat alami untuk mengatasi panu. Bawang putih ditengarahi memiliki kandungan zat anti bacteri yang mampu mematikan jamur yang menyebabkan panu.

Dr Darma pun menambahkan umumnya yang sering muncul bukanlah panu, namun patiriasis alba. Kondisi yang seperti ini biasanya telah dilami oleh anak – anak pada usia 3 hingga 16 tahun. Pitiriasis alba memang banyak ditemukan pada daerah sekitaran pipi, dagu, dahi dan mulut yang sering kali terpapar matahari.

Be Sociable, Share!