Kabar Kesehatan – Cara Mengobati Gejala Virus Flu Biasa Bagian 1

Flu biasa merupakan salah satu penyakit yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh kita. Flu biasa tersebut rata-rata menyerang orang dewasa yaitu dapat menyerang sebanyak dua sampai tiga kali dalam setahun, dan untuk anak-anak bahkan dapat menyerang secara teratur.

Saat ini, belum ada cara untuk mencegah flu biasa tersebut, dan ketika sudah menyerang tubuh, hingga saat ini belum ada cara untuk menyingkirkannya. Yang dapat dilakukan adalah hanyalah mengobati gejalanya dan berpegang teguh sampai itu berlalu. Flu biasa tesebut sangat cepat menyerang tubuh yang tidak sehat, bahkan juga sangat cepat menular.

Mengapa pilek biasa sulit diatasi?

Flu biasa telah mengalahkan kemajuan ilmu kedokteran karena dua alasan utama. Masalah pertama adalah bahwa tidak hanya ada satu pelaku tunggal. Pilek paling sering disebabkan oleh rhinovirus – kelompok besar virus dengan ratusan varian. Ini membuat vaksinasi menjadi tidak mungkin dan memberi sistem kekebalan tubuh kita tugas yang menantang. Kekebalan tubuh akan bekerja keras melawan virus tersebut. Namun, ketika sistem kekebalan sudah lemah, virus akan sangat mudah mengusai tubuh.

Kedua, virus-virus ini berevolusi dengan cepat  jadi bahkan jika kita bisa menghasilkan vaksin untuk menutupi spektrum penuh rhinovirus, mereka akan dengan cepat menjadi resisten.

Meskipun berurusan dengan pilek bukanlah masalah besar bagi kebanyakan orang, ada alasan bagus untuk terus mencari cara untuk melawannya. Satu orang yang terlibat dalam perburuan adalah Prof. Ed Tate, dari Imperial College London di Inggris. Dia menjelaskan pentingnya memerangi flu biasa:

“Pilek biasa adalah ketidaknyamanan bagi sebagian besar dari kita, tetapi dapat menyebabkan komplikasi serius pada orang dengan kondisi seperti asma dan [penyakit paru obstruktif kronik].”

Pendekatan baru

Para ilmuwan pada awalnya berusaha untuk mencari senyawa yang akan menargetkan protein pada parasit malaria . Mereka menemukan ada dua kemungkinan molekul dan menemukan bahwa kedua molekul tersebut merupakan molekul yang paling efektif ketika mereka digabungkan.

Menggunakan teknik canggih, mereka menggabungkan dua molekul dan menghasilkan senyawa baru yang menghalangi enzim yang ditemukan dalam sel manusia, yang disebut N-myristoyltransferase (NMT).

Bersambung kebagian dua …

About The Author

Reply