Kabar Kesehatan – Diet Tidak Sukses, Coba Dengan Rutin Menari

Setelah mencoba dengan beberapa ragam cara dan juga jenis olahraga akan tetapi hasilnya bentuk dan juga berat badan anda tidak menjadi ideal? Jangan dulu anda merasa sangat depresi. Hal ini disebabkan dari para peneliti yang sudah mempunyai adanya jawaban untuk bisa membawa mimpi anda bisa terwujud. Mereka sudah berhasil untuk menemukan, kalau berjoged dan menari akan bisa membakar lebih banyak kalori dibandingkan dengan anda yang sedang berjalan, berenang dan juga bersepeda.

Selama dalam kurun 30 menit saja dalam setiap hari dengan melakukan tari kontemporer yang menggunakan gaya intens, seperti mengayunkan tangan dan menggerakan tubuh dengan benar, bisa membakar kalori sebanyak 293 kal.  Sedangkan jika anda berolahraga dengan berjalan akan membakar kalori sebanyak 264 kal, berenang sebesar 249 kalori. Bukan hanya sekedar kurus saja, menari akan bisa meningkatkan kesehatan psikologis anda.

Seperti pernyataan yang berasal dari Dr Nick Smeeton yang di ketahui berasal dari University of Brighton baru saja sebutkan kalau menari bukan hanya memberikan suatu energi positif saja.

“Menari itu memang tidak hanya muncul dengan menimbulkan energi positif saja dan bisa mengurangi adanya energi negatif. Akan tetapi dari menari tersebut akan bisa membantu anda untuk bisa menurunkan berat badan,” terangnya.

Agar bisa mendapatkan hasil tersebut, dirinya bersama dengan sang rekannya yang bernama Dr Gary Brickley beserta dengan tim peneliti berasal dari Department of Sport and Exercise Science memang terlebih dahulu untuk melakukan sebuah analisis terhadap sekelompok mahasiswa yang berusia dari 24 sampai dengan 38 tahun.

Setelah itu ada sebanyak 15 orang penari berasal dari London’s City Academy turut untuk bisa mengambil suatu bagian, dimana dari beberapa peneliti juga mengukur detak jantungnya, jarak yang sudah mereka tempuh, dan energi yang mereka keluarkan.

Selama dari mengambil sesi latihan yang sama dengan balet, salsa, kontemporer, dan juga tari mengayun selama 30 menit, mereka di pakaikan rompi ketapel yang bisa mendeteksi detak jantung sekaligus energi.

About The Author