Kabar Kesehatan – Fakta Ampuh dari Singkong

Nasi memang sangat identik sebagai makanan pokok untuk warga di Indonesia. Tapi, saat ini masyarakat di Indonesia mulai hidup sehat yaitu dengan meninggalkan nasi putih karena alasan kesehatan. Selain hal itu kentang dan juga ubi singkong bisa menjadi pilihan makanan pengganti untuk nasi. Kemudian sebenarnya apakah manfaat dari singkong untuk kesehatan tuubuh kita? Seperti yang telah dilansir dalam alodokter.com pada hari Rabu, 15/03/2017 telah memberikan ulasan mengenai manfaat singkong untuk kesehatan.

Singkong adalah perdu yang berasal dari keluarga euphobiaceae & juga mempunyai peranan yang sangat penting untuk sumber makanan pokok untuk sebagian penduduk yang ada di dunia,khususnya di negara tropis yaitu di wilayah Amerika Selatan, Asia dan Afrika. Lebih dari 2/3 dari total produksi tanaman itu memang digunakan sebagai makanan untuk manusia.

Manfaat singkong untuk kesehatan bisa ditilik dari kandungan yang ada di dalamnya yaitu nutrisi. Singkong memang memainkan peranan yang penting sebagai bahan pokok dikarenakan adanya kandungan karbohidratnya tinggi. Singkong pun telah dilaporkan memiliki kandungan dari beberapa senyawa bioaktif. Dan senyawa bioaktif itu sendiri adalah senyawa kimia yang memang dipercayai bisa meningkatkan kesehatan pada tubuh manusia, termasuk juga di dalam pencegahan kanker & juga penyakit jantung.

Singkong adalah salah satu tanaman paling baik yang bisa mengubah energy matahari menjadi karbohidrat yang larut. Nilai gizi yang ada di dalam singkong setali 3 uang dengan tanaman kentang. Karbohidrat yang ada di dalam singkong bermanfaat untuk sumber energy dan juga sumber bahan bakar yang utama di dalam tubuh kamu. Di dalam proses pencernaan,  karbohidrat itu telah dipecah menjadi glukosa sebelum diserap oleh tubuh. Lalu dengan adanya bantuan insulin, maka glukosa akan diserap oleh sel-sel tubuh. Kemudian glukosa ini yang nantinya digunakan utnuk bahan bakar dan juga sumber energy tubuh. Utnuk bisa melakukans egala kegiatan khususnya dari bernafas sampai pada saat kamu berolahraga. Dari ekstra glukosa itu akan disimpan di dalam hati, sel-sel, dan otot untuk digunakan nanti, ataupun akan dikonversi menjadi lemak.

About The Author