Kabar Kesehatan – Hati-hati Inilah Resiko Infeksi yang Dapat Terjadi Selama Masa Kehamilan

 

Infeksi virus dan juga bakteri bisa saja terjadi kepada sisapapun, namun jenis dari infeksi ini akan sangat mungkin jika terjadi kepada ibu yang sedang hamil. Kahamilan pun juga dapat membuat infeksi itu menjadi lebih parah lagi.

Banyak sekali jenis infeksi yang memang dialami oleh calon ibu yang tak membahayakan bayi. Tapi, ada beberapa infeksi bisa ditularkan kepada bayi melalui plasenta ataupun selama kelahiran. Hal itu bisa menyebabkan komplikasi kepada bayi.

Di dalam beberapa kasus, ada sebuah pengobatan itu mungkin saja tak diperlukan. Untuk bisa membantu mencegah infeksi, maka cuci tangan dengan teratur, konsumsi hanyalah makanan yang bersih dan juga matang khususnya daging hewan, maka praktikkan seks aman.

Selama kehamilan, maka system kekebalan tubuh akan berubah jadi bisa melindungi kamu dan juga bayi kamu dari berbagai penyakit. Dari berbagai bagian yang didalam system kekebalan tubuh memang akan meningkat dan juga pada sebagian lagi akan ditekan menjadi lebih rendah. Hal itu akan menciptakan keseimbangan yang bisa mencegah infeksi kepada bayi tanpa mengorbankan kesehatan dari ibu.

Perubahan itu pun akan membantu untuk bisa melindungi bayi kamu dari pertahanan tubuh kamu sendiri. Secara teori, tubuh kamu memang harusnya menolak bayi dikarenakan itu merupakan benda asing namun ternyata itu tidak.

Karena adanya perubahan mekanisme di dalam perlindungan itu, kamu akan menjadi lebih rentan terkena infeksi yang biasanya tak menyebabkan penyakit. Selama masa kehamilan, dari system kekebalan tubuh memang harus bekerja lebih keras lagi dikarenakan mendukung 2 makhluk hidup. Hal itu juga yang akan membuat kamu menjadi rentan kepada infeksi tertentu.

Seperti yang telah dilansir dalam kompas.com pada hari Senin, 06/03/2017 inilah beberapa resiko infeksi selama masa kehamilan:

Resiko bagi ibu

Ada beberapa infeksi yang bisa terjadi selama masa kehamilan dapat menimbulkan masalah, khususnya bagi sang Ibu. Infeksi yang bisa berpengaruh lebih kepada sang ibu diantaranya adalah infeksi vaginitas, saluran kemih dan juga infeksi postpartum.

Resiko bagi bayi

Ada infeksi lain yang bisa mempengaruhi bayi contohnya saja toksoplasmosis, cytomegalovirus, dan juga parvovirus yang bisa mennularkan kepada ibu ke bayinya. Jika hal itu terjadi maka bisa menimbulkan konseskuensi yang serius.

Tak ada pengobatan yang sangat efektif bagi infeksi cytomegalovirus yang bisa saja muncul kepada bayi yang lahir. Ada antibiotic yang saat ini hanya bisa mengobati toksoplasmosis. Tak ada antibiotic guna parvovirus tapi infeksi bisa diobati dengan adanya transfusi darah intraeterin.

Be Sociable, Share!